Langgar Ketentuan Asimilasi, Habib Bahar Bakal Jalani Hukuman Setahun Lima Bulan Lagi

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 19 Mei 2020 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 338 2216243 langgar-ketentuan-asimilasi-habib-bahar-bakal-jalani-hukuman-setahun-lima-bulan-lagi-cDRHAxWeht.jpg Habib Bahar bin Smith (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemimpin Majelis Pembela Rasulullah, Habib Bahar bin Smith bakal menjalani sisa masa hukuman sekitar satu tahun lima bulan, setelah melanggar ketentuan asimilasi terkait hukuman yang tengah menjeratnya.

Sedianya, pimpinan Pondok Pesantren Tajul Alawiyyin di Kampung Pabuaran Kaler, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor itu telah menjalani setengah dari masa tahanan dalam kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur dan berhak mendapatkan asimilasi.

Habib Bahar telah menjalani pembebasan bersyarat pada Sabtu 16 Mei 2020 lalu. Namun, Habib Bahar kembali dijebloskan ke jeruji besi karena isi ceramahnya yang beredar di media sosial (medsos).

"(Proses penahanan lanjutannya), satu tahun lima bulan lagi," Kadiv Pas Kemenkumham Jabar, Abdul Haris, saat dikonfirmasi via pesan singkat, Selasa (19/5/2020).

 Baca juga: Habib Bahar Didampingi Kuasa Hukumnya saat Kembali Ditahan di Lapas 

Saat ini, Habib Bahar kembali ditahan di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat setelah dijemput polisi pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi.

Habib Bahar pun masih didampingi tim kuas hukumnya di Lapas Gunung Sindur tersebut.

""Dini hari tadi sampai saat ini masih didampingi tim kami di sana," ujar salah seorang tim kuasa hukum Habib Bahar, Aziz Yanuar kepada Okezone.

Baca juga: Habib Bahar Kembali Ditangkap karena Melanggar Ketentuan Asimilasi 

Habib Bahar divonis selama tiga tahun penjara dalam kasus penganiyaan anak di bawah umur. Dalam persidangan, Bahar didakwa dengan dua pasal primer dan 5 pasal sekunder tentang penganiayaan dan perampasan hak kemerdekaan.

Dia didakwa dengan dakwaan primer pasal 333 ayat 2 Kitab undang-undang hukum Pindahnya (KUHP) Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke- 1 KUHP.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini