Cegah Peredaran Daging Oplosan Jelang Idul Fitri, Razia Bakal Ditingkatkan

Isty Maulidya, Okezone · Selasa 19 Mei 2020 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 19 338 2216441 cegah-peredaran-daging-oplosan-jelang-idul-fitri-razia-bakal-ditingkatkan-l0hW4F8UjO.jpg Konferensi pers penemuan daging oplosan di Tangerang. Foto: Okezone

TANGERANG - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah biasanya masyarakat akan mulai membeli daging sapi sebagai persiapan menu lebaran. Namun pembeli harus waspada karena Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang menemukan oknum penjual daging sapi oplosan di wilayahnya.

Untuk menghindari daging oplosan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang Abduh Surahman menerangkan perbedaan paling dasar untuk mengetahui mana daging sapi murni mana yang tidak.

Yaitu jika dicium dari dekat, aroma daging oplosan sangat tidak sedap atau berbau amis. Sedangkan daging sapi asli tidak berbau amis alias terasa lebih harum.

"Daging oplosan itu baunya amis, kalau ada daging bau amis itu bahaya. Daging oplosan juga biasanya dikamuflase," jelas Abduh pada Selasa (19/5/2020).

Abduh juga memastikan bahwa pihaknya rutin melakukan pemeriksaan dan pengawasan peredaran daging. Petugas akan semakin meningkat pengawasan guna memastikan daging sapi yang beredar aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pengoplos Daging Sapi di Tangerang

Dia menambahkan biasanya pemeriksaan atau pengawasan peredaran daging dilakukan setiap tiga bulan. Namun menjelang lebaran ini, petugas Dinas Ketahanan Pangan akan meningkatkan intensitas razia daging oplosan.

"Kami pastikan untuk sekarang aman. Kami juga akan memperketat pengawasan terhadap peredaran daging sapi di pasaran," tutur Abduuh.

"Paling aman itu jangan beli daging dengan harga murah. Harga daging oplosan jauh di bawah harga pasaran," pungkasnya.

Baca Juga: Sudah Jual Daging Oplosan, Ditambah Formalin Pula

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini