Polda Metro Jaya Terima Limpahan Kasus THR Rektorat UNJ dari KPK

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 22 Mei 2020 14:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 22 338 2218021 polda-metro-jaya-terima-limpahan-kasus-thr-rektorat-unj-dari-kpk-0FysRtSoOl.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Polda Metro Jaya resmi telah menerima limpahan kasus dugaan pemberian tunjangan hari raya (THR) yang melibatkan Rektorat Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan pejabat di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus membenarkan pelimpahan kasus dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Iya memang benar kasus itu sudah dilimpahkan ke Polda Metro dalam hal ini Ditreskrimsus, hari ini," kata Yusri kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).

Yusri menuturkan, saat ini pihaknya masih akan melakukan upaya penyelidikan untuk melihat secara jelas terkait perkara tersebut.

"Kasus ini masih dalam bentuk lidik sehingga Polda Metro sudah terima sekarang masih pendalaman. Sekarang masih didalami penyidik mencari dugaan perisitwanya seperti apa," tuturnya.

Diketahui sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat Kabag Kepegawaian Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Dwi Achmad Noor di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dwi diduga meminta Tunjangan Hari Raya (THR) ke Direktur Sumber Daya Ditjen Dikti Kemendikbud dan beberapa staf SDM.

Baca Juga : Ratusan Pemudik Disuruh Putar Balik di Gerbang Tol Cileunyi

Namun belakangan kasus itu dilimpahkan ke pihak kepolisian. Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menjelaskan pelimpahan itu dilakukan karena belum ditemukan unsur pelanggaran penyelenggara negara.

“Bahwa setelah dilakukan permintaan keterangan, belum ditemukan unsur pelaku penyelenggara negara sehingga selanjutnya dengan mengingat kewenangan, tugas pokok dan fungsi KPK maka KPK melalui unit koordinasi dan supervisi penindakan menyerahkan kasus tersebut kepada Kepolisian RI untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum,” tuturnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini