nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Klaim Pengetatan Mobilitas Mudik Sudah Maksimal

Achmad Fardiansyah , Okezone · Jum'at 22 Mei 2020 22:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 05 22 338 2218270 anies-klaim-pengetatan-mobilitas-mudik-sudah-maksimal-yc8dtWSN1z.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengaku penerapan pengetatan mobilitas mudik dari luar dan keluar Jakarta, dilakukan sudah maksimal. Hal ini dilakukan upaya pencegahan penularan dan penyebaran virus corona (Covid-19) bisa dilakukan secara masif.

"Mengenai mudik, pembatasan sudah mulai dilakukan, pengetatan dilakukan dan kita berharap kepada semua untuk melindungi saudara kita di kampung, melindungi masyarakat Jakarta juga," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dalam jumpa pers di Gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Anies menambahkan, apabila larangan mudik terus digencarkan, kemudian masyarakat turut disiplin maka Pandemi Virus Corona akan berangsur hilang. Jika sebaliknya, maka resiko penyebarannya sangat tinggi.

"Bila terjadi arus mudik, lalu arus balik potensi terjadi gelombang kedua sangat besar. Karena itu pesan kita adalah, jangan mengambil sikap yang tidak mementingkan kepentingan orang banyak, lindungi diri Anda, melindungi orang lain," tuturnya

 Mudik

Anies menegaskan, pihaknya telah melakukan pengawasan aktivitas publik jelang lebaran baik di tempat ibadah maupun di lokasi lainnya.

"Kemudian jajaran Pemprov DKI akan memantau bukan saja tempat ibadah, tapi juga semua tempat-tempat yang tidak boleh beraktivitas. Semua akan ditegur, semua bisa diberikan sanksi, karena jelas di dalam aturan semua kegiatan yang sifatnya mengumpulkan orang banyak di masa wabah ini tidak diizinkan, jadi ini adalah ketentuan yang berlaku untuk semuanya. Jadi semuanya itu akan disiplinkan dan petugas kita akan bekerja untuk mengamankan," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini