Suka Duka Polisi saat Lebaran, Jaga Pintu Tol hingga Imbau Masyarakat Patuhi PSBB

Pernita Hestin Untari, Okezone · Sabtu 23 Mei 2020 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 23 338 2218622 suka-duka-polisi-saat-lebaran-jaga-pintu-tol-hingga-imbau-masyarakat-patuhi-psbb-PmuH1gPjAF.jpeg (Foto: Ist)

JAKARTA - Hari raya Idul Fitri kerap kali menjadi momen untuk berkumpul bersama keluarga. Ada beberapa profesi yang harus bekerja saat lebaran, salah satunya polisi yang bertugas menjaga pintu tol untuk mencegah pemudik melintas.

Kapolsek Cikarang Pusat Polres Metro Bekasi, AKP Zaini A Zainuri mengungkapkan bahwa dirinya akan tetap bekerja saat lebaran nanti. Ia bertugas menjaga pos di Tol Cikarang Pusat. Menurut Zaini bekerja saat lebaran atau situasi siaga seperti sekarang ini sudah menjadi tugas negara baginya.

Bahkan, hari ini ia melakukan pemantauan untuk mengantisipasi adanya takbiran keliling. Seperti diketahui, Pemerintah telah melarang warga untuk melakukan takbir keliling untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

“Iya kita polisi tetap masuk dan harus siaga semuanya. Bahkan hari ini ada apel di tingkat Kecamatan untuk mengantisipasi takbiran keliling malam ini. Kita lebaran tetap siaga dan tidak ada libur,” kata Zaini kepada Okezone, Sabtu (23/5/2020).

Beberapa hari terakhir jelang lebaran, Zaini bahkan lebih banyak menghabiskan waktu di kantor untuk tetap siaga. Sehingga waktu dengan keluarga juga berkurang di masa-masa sekarang ini. Ia harus menghabiskan waktu 1,5 jam menuju rumahnya dari Cikarang Pusat ke Depok.

“Suka dukanya ya tetep bekerja untuk negara ya kita harus siap lah dalam segala kondisi, kalau dukanya kita nikmati aja karena otomatis kumpul sama keluarga berkurang. Kebetulan kan anak dan istri saya di Depok. Jadi lumayan kalau pulang pergi itu kan 1,5 jam. Jadi lebih banyak di sini karena mendekati siaga dan kita fokus di pengamanan masyarakat dan lebih banyak menginap di kantor,” kata Zaini.

Saat lebaran nanti, Zaini akan melakukan pengamanan dan imbauan untuk sebagian masyarakat yang melaksanan sholat Idul Fitri (Ied) di masjid. Menurutnya, beberapa masyarakat yang ia jumpai selama bertugas ada saja yang masih belum disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kita kan masuk wilayah zona merah, jadi ada imbauan untuk tidak melaksanakan sholat Ied di masjid. Namanya masyarakat ada yang mengikuti dan tidak. Beberapa masjid juga masih ada yang siap melaksanakan sholat Ied dan kita juga perlu melakukan pengamanan dan imbauan juga, tetap koordinasi dengan dinas setempat,” kata Zaini.

Ia juga bercerita pada masa Ramadhan beberapa masyarakat juga masih tidak mengindahkan ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), salah satunya di pasar.

“Kan memang pasar tidak semua tutup, pasar yang menjual kebutuhan pokok itu tidak tutup. Tapi kita tetap mengimbau masyarakat untuk mentaati PSBB dengan pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan. Kalau kita tidak mengimbau, rata-rata dari mereka itu melanggar. Tapi tetap kita kasih tahu. Tapi kadang masyarakat mereka kasih tahu tapi enggak mengerti ya begitulah kadang masyarakat,” ujarnya.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini