nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Abaikan Imbauan Walkot, Warga Tangerang Tumpah Ruah ke Pasar di Malam Lebaran

Isty Maulidya, Okezone · Sabtu 23 Mei 2020 21:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 05 23 338 2218696 abaikan-imbauan-walkot-warga-tangerang-tumpah-ruah-ke-pasar-di-malam-lebaran-eKFkogAw1E.jpg Keramaian di Pasar Laris Cibodas, Tangerang di malam Lebaran 2020 (Okezone.com/Isty)

TANGERANG – Larangan Pemkot Tangerang agar warga tak keluar rumah atau berkerumun di malam Lebaran 2020 diabaikan warga. Masyarakat tumpah ruah ke jalan dan pasar pada Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah.

Pantauan Okezone, Sabtu (23/5/2020) malam, warga berbondong-bondong keluar rumah di malam takbiran.

Seperti terlihat di depan Pasar Laris Cibodas, Tangerang, warga memadati jalanan, bahkan ada yang tak mengenakan masker dan menjaga jarak. Ada juga yang berboncengan di sepeda motor, padahal aturan Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) melarang itu.

Seorang warga mengaku sengaja ke Pasar Laris Cibodas untuk membeli baju lebaran untuk anaknya, sekalian jalan-jalan untuk menyenangkan sang anak.

"Anak saya pengen keluar pas malam takbiran, ya jadi sekalian beli baju buat dia. Kasihan temannya pakai baju baru dia pakai baju lama," ujar warga yang tak mau menyebutkan nama.

 Ilustrasi

Sementara Paiyo, seorang pedagang baju anak di Pasar Laris Cobodas mengaku nekat berdagang malam Lebaran karena butuh uang. Dia sempat tak berjualan karena ada larangan dari pemerintah akibat pandemi Covid-19. Praktis selama itu tak ada pemasukan.

"Sempat enggak jualan jadi ga ada pemasukan sama sekali. Terus temen ada yang mulai buka, saya ikutan buka. Ini juga terpaksa jualan lagi, kalau enggak jualan mau dapat uang dari mana," jelas Paiyo.

Paiyo sebenarnya khawatir tertular Covid-19, tapi dia mengabaikannya karena butuh makan. "Malam takbiran ini banyak yang beli, dibanding kemarin sama sekali gak ada. Lumayan bisa buat kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Sebelumnya Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengimbau warga tak membuat kerumunan di malam Lebaran. Dia melarang takbir keliling, karena Tangerang masih PSBB.

"Untuk mencegah terjadinya kerumunan, kemacetan dan kecelakaan yang bisa merugikan banyak masyarakat dan menghambat penyebaran virus Covid-19," imbau Arief.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini