Lagi Ronda, Warga Depok Diserang Sekelompok Pria Bersenjata

Achmad Fardiansyah , Okezone · Selasa 26 Mei 2020 19:39 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 26 338 2219953 lagi-ronda-warga-depok-diserang-sekelompok-pria-bersenjata-Ida8qpk4Gm.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Sekelompok pemuda bersenjata tajam melakukan penyerangan terhadap warga yang sedang ronda malam di Jalan Siliwangi, Pancoran Mas, Depok. Para pelaku menyerang warga lantaran merasa tersinggung.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 22 Mei kemarin. Saat itu, rombongan pelaku yakni Jemmy, Marsel dan Jhon melintas dengan menggunakan sepeda motor dengan pengaruh alkohol.

"Para pelaku melintas di depan warga yang sedang melakukan ronda malam di lokasi, mengendarai motor dalam keadaan mabuk topinya terlepas. Merasa tersinggung karena ada yang tertawa," katanya kepada wartawan, Selasa (26/5/2020).

Baca Juga: Polisi Akan Periksa Kejiwaan Pelaku Penyerangan Sekeluarga di Malang 

Karena merasa diejek, salah satu gerombolan turun dan marah. Namun, karena dirinya merasa kalah jumlah. Pelaku mengancam akan kembali untuk memberikan pelajaran terhadap salah satu warga yang menertawakannya.

"Pengendara motor itu marah dan mengatakan pada warga untuk tunggu di situ. Setelah mengancam, pria tersebut kemudian tancap gas," ujarnya.

Rupanya, ancaman para pelaku bukan omong kosong, karena kemudian pelaku datang kembali dan melakukan penyerangan dengan menggunakan senjata tajam.

"Selang beberapa saat kemudian, tiba-tiba datang sejumlah pria menggunakan mobil sedan, mereka melengkapi diri dengan parang, para pelaku membabi buta memukul warga Rizky dan Dani. Akibatnya, Rizky dan Dani menderita luka sabetan sajam," ujarnya.

Setelah puas menghajar Dani dan Rizky, para pelaku yakni Jemmy, Marsel dan Jhon kabur. Tidak berselang lama, pelaku lainnya yakni Otis dan Mansye kembali menyerang warga lainnya yakni Alamsyah dan Ghopur.

“Empat orang itu juga turun di tempat warga tadi dan langsung melakukan serangan lanjutan," lanjutnya.

Dari aksi penyerangan tersebut, polisi berhasil meringkus para pelaku yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Atas perbuatannya itu, ketujuh pria bertato ini diancam dengan jeratan Pasal 170 tentang pengeroyokan.

Dari tangan pelaku juga, polisi menyita 18 parang, satu unit mobil sedan dan dua motor matik. Baca Juga: Ini Analisis Mantan Anggota NII Terkait Penyerangan di Poso

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini