Pemeriksaan Pos Cek Poin di Tangsel, Pemudik Siap-Siap Dikarantina

Hambali, Okezone · Selasa 26 Mei 2020 21:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 26 338 2219966 pemeriksaan-pos-cek-poin-di-tangsel-pemudik-siap-siap-dikarantina-1oqfkbTQFD.jpg Foto: Okezone.com/Hambali

TANGSEL - Petugas gabungan terus melakukan pemeriksaan di pos cek poin yang berada di Perempatan Viktor, Buaran, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Pelanggaran umumnya didominasi pengendara sepeda motor dalam kota.

Meski begitu, petugas pos cek poin tak akan mentolerir jika saat pemeriksaan mendapati pengendara yang tengah melakukan perjalanan pulang mudik dari kampung halaman. Apalagi tanpa surat izin yang berlaku, maka bisa saja mereka langsung dikarantina.

"Hari ini kita belum mendapati adanya pengendara yang sedang melakukan perjalanan pulang dari mudik. Kalaupun ada, maka kita lakukan pemeriksaan surat izinnya. Jika tak bisa menunjukkan, maka kita data lalu kita arahkan ke gugus tugas untuk antisipasinya. Nanti bisa saja dikarantina," terang Panit Pos Cek Poin Viktor, Ipda Titok WJ kepada Okezone, Selasa (26/5/2020).

 PSBB

Pos cek poin Perempatan Viktor merupakan salah satu titik yang menghubungkan akses Kota Tangsel menuju Bogor, Jawa Barat. Di sana, pemeriksaan berlangsung selama 3 sampai 4 kali dalam sehari. Sejak pagi hingga sore ini, tercatat sudah 15 pelanggar yang diberi surat teguran karena melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Sudah ada 15 yang kita bawa ke pos untuk didata dan diberi surat teguran. Sampai saat ini, semuanya masih pengendara sepeda motor. Pelanggarannya bermacam-macam, tak pakai masker, berboncengan dengan yang bukan dari satu tempat tinggal, ada juga malah yang nggak pakai helm," kata Titok.

Petugas gabungan yang berjaga berasal dari 3 personil unsur kepolisian, 1 personil TNI, 10 personil Dinas Perhubungan, dan 2 orang petugas dari Dinas Kesehatan. Meski demikian, tak seluruh pengendara yang berhasil dicek. Ramainya arus lalu lintas membuat petugas kewalahan memeriksa para melanggar yang melintas.

"Tidak semua kita cek satu persatu, kita hentikan yang terlihat melanggar saja. Misalnya tadi ada penumpang mobil yang masih duduk disamping pengemudi, kita tegur, lalu kita jelaskan agar pindah duduk ke belakang. Selama ini para pelanggar kooperatif, jadi begitu dijelaskan ya mereka patuhi," pungkasnya.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini