New Normal, Pemkot Bekasi Hanya Terapkan di Zona Hijau Covid-19

Wisnu Yusep, Okezone · Rabu 27 Mei 2020 21:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 05 27 338 2220616 new-normal-pemkot-bekasi-hanya-terapkan-di-zona-hijau-covid-19-zBvt7b4U5j.jpg Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (Foto: iNews)

BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, simulasi penerapan new normal atau normal baru di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 sudah berjalan di wilayahnya. Penerapan normal baru ini, mengizinkan tempat usaha di luar jenis usaha yang dikecualikan, untuk memulai kegiatan.

"Pertama, berkenaan dengan tatanan hidup baru atau new normal, Pemkot Bekasi yang pertama kali melakukan simulasi, sudah dilakukan," kata pria yang akrab disapa Pepen di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Rabu (27/5/2020).

ilustrasi foto: ist 

New normal ini, lanjut Pepen, untuk para pengusaha dan wirausaha yang ekonominya terganggu akibat pademi virus corona. Sekarang, sudah bisa kembali beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Artinya, memberikan kesempatan kepada orang yang sekarang ini terganggu ekonomi, usahanya sudah mulai dibuka," kata politikus Golkar itu melanjutkan.

Baca Juga: New Normal, Pemerintah Minta Hanya Orang Sehat yang Datang ke Mal 

Bagi restoran atau rumah makan yang sebelumnya telah dilarang untuk makan di tempat, kata Pepen, saat ini diperbolehkan. Hanya saja, dibatasi jumlah kursinya.

"Tenant-tenant boleh melakukan kegiatan ekonominya sepanjang menjaga jarak, menggunakan masker, sesuai protokol kesehatan yang ada," ujar Pepen.

"Kalau saya ambil contoh Solaria, boleh dia makan di situ tapi satu meja hanya 2 orang, jaga jaraknya 1,2 meter," imbuhnya.

Sementara, bagi pusat perbelanjaan seperti mal, saat ini belum dibuka secara penuh. Pihaknya, masih menunggu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

"Untuk mal-nya kita masih menunggu DKI Jakarta melakukan new normal, mereka tanggal 4 Juni baru selesai PSBB-nya," jelas Pepen.

Baca Juga: Ini Skenario Protokol New Normal yang Produktif dan Aman 

Kebijakan ini, lanjut Pepen, hanya diterapkan bagi zona hijau. Sementara zona hijau di Kota Bekasi terdapat 49 wilayah, sedangkan 7 kelurahan masih berstatus zona merah.

"Nah, itu masih kita pertimbangkan untuk di zona merah, agar tidak melakukan kegiatan usaha (new normal)," pungkas Pepen.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini