1.260 Calon Haji di Tangsel Batal Berangkat, Bagaimana Nasib Uang Pelunasan Jamaah?

Hambali, Okezone · Selasa 02 Juni 2020 17:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 02 338 2223403 1-260-calon-haji-di-tangsel-batal-berangkat-bagaimana-nasib-uang-pelunasan-jamaah-FZLayzegl7.jpeg Ilustrasi. Foto: Shutterstock

TANGSEL - Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan tidak memberangkatkan jamaah haji tahun ini demi keselamatan dari penularan virus Corona Virus Disease-2019 (Covid-19).

Keputusan itu pun secara otomatis berdampak pada kesiapan pemberangkatan jamaah dari berbagai daerah. Contohnya Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang memiliki kuota pemberangkatan sebanyak 1.285 jamaah.

"Jumlah kuota yang akan diberangkatkan tahun ini semula sebanyak 1.285 jamaah. Tapi karena ada pembatalan dan lain hal, sehingga jumlahnya tinggal 1.260 jamaah. Berangkatnya tahun ini batal, tidak berangkat. Pemberangkatannya dialihkan di tahun 2021," ujar Kepala Kemenag Kota Tangsel, Abdul Rojak, kepada Okezone, Selasa (2/6/2020).

Meski keberangkatan diundur tahun depan, namun dana pelunasan yang telah disetorkan para calon jamaah tetap tersimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).

"Sesuai penjelasan dari Pak Menteri Agama dan yang tertuang di Peraturan Menteri Agama, maka uang para jamaah haji tetap ada di BPKH. Itu masih utuh, ada," jelasnya.

Baca Juga: Haji 2020 Batal, Pria Ini Semangati Ibunya yang Sudah Menunggu 10 Tahun 

"Ya sudah pasti (menumpuk jamaah haji tahun depan), nanti itu menunggu kebijakan dari pemerintah Arab Saudi seperti apa, ada penambahan kuota atau tidak. Tapi yang penting jamaah haji tahun 2020 akan diberangkatkan di tahun 2021," imbuhnya.

Jamaah calon haji (Calhaj) asal Kota Tangsel yang akan berangkat tahun ini terdiri atas 558 jamaah laki-laki dan 702 jamaah perempuan. Secara usia, maka jamaah di bawah 20 tahun ada sebanyak 16 orang, dan usia 21-30 tahun 37 jamaah.

Baca Juga: Komisi VIII Sesalkan Menag Umumkan Pembatalan Haji 2020 Tanpa Persetujuan DPR 

Lalu berikutnya usia 31-40 tahun 185 jamaah, usia 41-50 tahun ada 447 jamaah, usia 51-59 tahun ada 408 jamaah, usia 61-74 tahun ada 162 jamaah, dan usia 75 tahun ke atas ada sebanyak 5 jamaah. "Kita akan segera lakukan sosialisasi soal penundaan ini," pungkasnya.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini