PT KCI Siapkan 3 Tahap Operasional KRL Jelang New Normal

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 02 Juni 2020 18:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 02 338 2223437 pt-kci-siapkan-3-tahap-operasional-krl-jelang-new-normal-jutft8AjVm.jpg Ilustrasi

JAKARTA - PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan telah menyiapkan tiga tahapan untuk para masyarakat terkait dengan operasional Kereta Rel Listrik (KRL) dalam menghadapi rencana kehidupan normal yang baru atau New Normal.

"Persiapan KCI dalam rangka new normal ada 3 tahap pertama adalah tahap adaptasi di mana PSBB selesai 4 Juni, dan ada juga yang masih PSBB," kata Direktur Utama PT KCI, Wiwik Widayanti dalam diskusi live streaming yang diselenggarakan BNPB di Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Pada tahap pertama, PT KCI akan mengoperasikan kereta yang jalan sebanyak 770-783. Adapun jam operasional pada tahap pertama ini yaitu mulai dari pukul 04.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB. Dengan jumlah penumpang 80 orang.

Lalu, pada tahap kedua, kereta yang akan dioperasikan sebanyak 885 hingga 900. Jam operasional ditambah dari pukul 04.00 hingga 20.00 dengan total penumpang 102.

Namun, PT KCI tetap menunggu persetujuan evaluasi dan persetujuan dari Pemerintah Pudat. Bahkan, pada tahap kedua ini, penumpang akan diperketat soal protokol kesehatan.

Pasalnya, penumpang diwajibkan menggunakan lengan panjang, dan tidak boleh berbicara di dalam kereta atau KRL. Lalu, warga yang berumur 60 tahun lebih disarankan untuk menggunakan KRL di luar jam sibuk, antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

Selain, warga lanjut usia atau Lansia, dalam tahapan ini, Balita dalam hal ini juga tidak diperkenankan naik KRL. Begitupula dengan, pedagang yang membawa barang dagangan disarankan dapat menggunakan KRL pada keberangkatan jam pertama yakni pukul 04.00 WIB.

"Karena manusia termasuk risiko yang tinggi supaya tidak berdesakan dengan penumpang penumpang yang pagi hari ada kebijakan KRL bahwa lansia diperbolehkan naik KRL di luar jam sibuk," ujarnya.

Baca Juga : KPK Ultimatum Penyuap Nurhadi Menyerahkan Diri

Dan tahap ketiga, ada kereta yang beroperasi sebanyak 991 hingga 1001. Operasionalnya sejak 04.00 sampai 24.00 dengan total keseluruhan 144 penumpang.

Wiwik menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan banyak fasilitas cuci yangan, bagi penumpang. Kemudian juga hand sanitizer.

"Kebijakan yang diterapkan imbauan ke pengguna transaksi di mesin dengam transaksi non tunai minimalisir penularan lalui uang, dam kerjasama TNI-Polri untuk tertibkan antrean dan sosial distancing yang berjalan selama new normal," tutupnya.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini