Penutupan Sementara Gedung TOD M1 & Layanan Skytrain Bandara Soetta Diperpanjang

Isty Maulidya, Okezone · Kamis 04 Juni 2020 07:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 338 2224237 penutupan-sementara-gedung-tod-m1-layanan-skytrain-bandara-soetta-diperpanjang-Kd6lSZ78QQ.jpg Gedung TOD M1. (Foto: Okezone.com/Isty M)

TANGERANG - Penghentian layanan Kalayang atau Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta akan diperpanjang, mengikuti keputusan Gubernur Banten mengenai perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Tangerang Raya. Selain itu, layanan parkir motor dan shuttle bus antar jemput yang berada di gedung Transit Oriented Development (TOD) M1 juga masih ditutup hingga 14 Juni 2020.

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Agus Haryadi mengatakan, penutupan sementara gedung TOD dan layanan Kalayang diperpanjang untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran Covid-19, dengan menerapkan physical distancing. Gedung TOD dan juga Kalayang merupakan salah satu tempat berkumpulnya pengguna jasa bandara karena jadi sarana perpindahan orang antar terminal.

"Perpanjangan waktu penutupan Gedung TOD M1 dan penghentian layanan Kalayang ini seiring dengan penerapan PSBB di Tangerang. Penutupan sementara ini dilakukan mengikuti waktu pemberlakukan PSBB tahap ketiga sampai dengan 14 Juni 2020," kata Agus Haryadi.

Baca juga: Pemohon Perpanjang SIM Membludak di Sejumlah Satpas

Pengendara sepeda motor yang sebelumnya memarkirkan kendaraannya di area parkir TOD M1 dapat langsung menuju ke terminal atau area lain di dalam kawasan Bandara Soekarno-Hatta, melalui akses yang telah disediakan. Sementara untuk layanan moda transportasi antar terminal pengganti Kalayang, pengguna jasa dapat menggunakan shuttle bus yang melayani Terminal 2 dan Terminal 3.

Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)

Agus juga menjelaskan, saat ini pihaknya tengah bersiap menghadapi kenormalan baru atau new normal. Beberapa fasilitas di Bandara Soetta juga telah diperbarui dengan sistem digital, seperti pemeriksaan dokumen.

Selain itu, fasilitas yang kerap disentuh oleh penumpang akan ditambahkan dengan alat disinfeksi otomatis. Pembatas berupa acrylic transparan juga telah dipasang di 36 konter cek in untuk menghindari droplet saat petugas di konter melayani calon penumpang.

"Ada sejumlah fasilitas yang kita perbarui dalam persiapan Bandara Soekarno-Hatta menuju era new normal ini. Yang telah kita lakukan di antaranya menambah tombol kaki di lift, dan akan memperbarui fasilitas lain yang berpotensi disentuh banyak orang seperti handrail travelator dan eskalator. Nantinya akan dilengkapi alat disinfeksi secara otomatis," ucap Agus.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini