Share

KKP Bandara Soekarno-Hatta Siapkan HAC Berbasis Digital

Isty Maulidya, Okezone · Kamis 04 Juni 2020 09:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 04 338 2224263 kkp-bandara-soekarno-hatta-siapkan-hac-berbasis-digital-O8B1yAtA01.jpg (Foto: Okezone)

TANGERANG - Selama Pandemi Covid-19, penumpang yang melakukan perjalanan antar wilayah wajib mengisi kartu kewaspadaan kesehatan atau Health Alert Card (HAC) terutama bagi penumpang penerbangan rute domestik.

Namun, pengisian HAC tersebut memakan waktu lama sehingga menimbulkan antrean dan kerumunan. Mengantisipasi hal tersebut, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soetta sedang menyiapkan sistem penerbitan HAC berbasis digital atau e-HAC.

Sistem baru tersebut akan langsung terintegrasi dengan validasi dokumen perjalanan lainnya yang juga akan dilakukan berbasis digital.

"Kita sudah punya sistem penerbitan elektronik health alert card (HAC) jadi nanti terintegrasi dengan yang dikembangkan oleh Angkasa Pura II. Prinsipnya kita bersama-sama saling mendukung," kata Kepala KKP Kelas I Bandara Soetta, Anas Ma'ruf pada Kamis (4/6/2020).

Setelah sistem penerbitan e-HAC berjalan, maka tidak ada lagi pengisian HAC secara manual. Hal ini juga membuat waktu antrean lebih sebentar dan lebih efisien. Anas juga menekankan, meskipun semua sistem pemeriksaan dokumen kesehatan akan dilakukan oleh komputer, akan tetap ada pengawasan ketat agar tidak ada calon penumpang yang tidak terverifikasi dengan baik.

"Hal ini tentunya untuk memudahkan calon penumpang. Namun, tetap kita awasi dengan ketat. Prosedurnya nanti kita akan menyesuaikan dengan sistem yang ada," sambungnya.

Anas menambahkan bahwa dengan adanya pemeriksaan dokumen berbasis digital semakin memudahkan petugas dalam melakukan pengawasan. Selain itu, verifikasi dokumen juga akan mempersingkat waktu namun tetap bisa memastikan keabsahan dokumen.

"Artinya, setiap calon penumpang yang dokumen kesehatan dan dokumen perjalanannya lengkap atau clearance, mereka dapat langsung menuju konter check-in tanpa harus mengantre dalam pemeriksaan dokumen," tutur Anas.

Sistem penerbitan e-HAC sendiri saat ini masih ada di tahap simulasi. Pelaksanaannya akan dilakukan bersama dengan sistem baru pemeriksaan dokumen perjalanan lain yang saat ini tengah dikembangkan oleh pihak Angkasa Pura II. Tak hanya itu, pihak KKP Bandara Soetta juga masih menunggu panduan resmi mengenai penerapan new normal dari Kementerian Perhubungan.

"Kita juga sambil menunggu panduan new normal dari Kemenhub. Pada prinsipnya apa yang dibuat oleh Angkasa Pura II kita dukung dan bersama-sama sebagai tim," kata Anas.

(ahl)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini