PSBB DKI Jakarta Diperpanjang, Rumah Ibadah Dibuka Sekolah Masih Tutup

Pernita Hestin Untari, Okezone · Kamis 04 Juni 2020 13:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 04 338 2224422 psbb-dki-jakarta-diperpanjang-rumah-ibadah-dibuka-sekolah-masih-tutup-EUA3unKbA7.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Foto: Inews)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan bahwa fasilitas umum akan dibuka secara bertahap. Anies menjelaskan fasilitas umum yang akan dibuka tetap akan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Kegiatan ibadah besok (Jumat 5 Juni) bisa dibuka, masjid, gereja, klenteng dan rumah ibadah lain bisa buka tapi untuk kegiatan rutin. Mengikuti prinsip protokol kesehatan, 50 persen kapasitas, jaga jarak 1 meter, harus ada proses pembersihan, hanya untuk ibadah rutin, di luar ibadah rutin tidak dibuka sepanjang waktu," jelasnya dalam konferensi pers secara live streaming, Kamis (4/6/2020).

Sementara itu, untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah, Pemprov DKI tak mau ambil risiko. Anies mengaku akan menunggu hingga keadaan benar-benar aman sebelum membuka kembali sekolah.

"Kegiatan belajar mengajar di sekolah tidak dimulai dahulu sampai kondisi aman, tahun ajaran baru itu menurut kalender akademik 13 Juli. Tahun ajaran tidak sama dengan masuk sekolah, nanti siklus ajaran kegiatan belajar baik di rumah atau sekolah akan kita atur," jelasnya.

Selain rumah ibadah dan sekolah, Anies juga akan membuka kembali sederet fasilitas umum secara bertahap. Untuk kegiatan usaha dan perkantoran, rumah makan, toko ritel, akan dibuka mulai Senin 8 Juni dengan protokol kesehatan yang ketat.

"Detailnya akan dikirimkan ke semuanya, untuk mal dan pasar non pangan, baru bisa dimulai senin 15 Juni," ungkapnya.

Sementara itu untuk taman rekreasi indoor dan outdoor akan dibuka Minggu 21 Juni, kemudian kegiatan sosial budaya olahraga, perpustakaan, museum galeri akan buka pada Senin 8 juni.

"Pantai juga 8 Juni, prinsipnya ini sektor yang mulai dibuka pada masa transisi, lagi-lagi kapasitas dan jarak aman dijaga," jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota, sebagai upaya menekan penyebaran Covid-19. PSBB tahap tiga sayogianya berakhir hari ini.

“Kami di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kita memutuskan untuk menetapkan satus PSBB di DKI Jakarta diperpanjang dan menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transasisi,” kata Anies.

Anies menekankah bahwa Jakarta masih perlu penerapan pembatasan sosial dan bulan ini adalah masa transisi menuju new normal.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini