Gereja di Kota Bogor Akan Dibuka pada 20 Juni

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Minggu 07 Juni 2020 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 07 338 2225845 gereja-di-kota-bogor-akan-dibuka-pada-20-juni-CYWhjmT5Yg.jpg Foto Ilustrasi Okezone

BOGOR - Umat Katolik di Kota Bogor diperkenankan melakukan ibadah tatap muka di gereja mulai Sabtu 20 Juni 2020 mendatang. Para jemaat pun diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Hal itu tertuang dalam surat edaran dari Keuskupan Bogor yang ditandatangani Uskup Keuskuoan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur, Sabtu 6 Juni 2020.

"Mempertimbangkan peraturan pemerintah terkait hal diperkenankannya melakukan kegiatan ibadah dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19, dan memperhatikan kerinduan rohani umat katolik untuk ikut ibadah tatap muka, maka disepakati perayaan Ekaristi dibuka untuk umat mulai Sabtu 20 Juni 2020" tulis Mgr Paskalis Bruno Syukur.

 Gereja

Untuk menunjang kesepakatan itu, Keuskuapan Bogor mengimbau agar para jemaat membawa cairan antiseptik atau hand sanitzer sendiri, menggunakan masker dari rumah dan siap akan dites suhu tubuh oleh petugas serta menjaga jarak 1 hingga 2 meter.

"Untuk jemaat lanjut usia tidak dianjurkan untuk mengikuti ibadah tatap muka, demikian juga dengan orang yang tengah sakit," tambahnya.

Kemudian, jam Misa hari Sabtu dan Minggu ditambah dan tempat perayaan diperbanyak, Paroki menyiarkan secara langsung untuk Misa pada hari Minggu. Lalu, ibadah dilakukan tidak lebih dari 60 menit, paduan suara dibatasi dan khotbah pastor dipersingkat.

 

Selain itu, guna pemenuhan standar protokol kesehatan pada tempat ibadah, telah disediakan tempat cuci tangan di luar gereja, ruang tempat ibadah disemprot desinfektan sebelum dan sesudah dipakai. Terakhir, jemaat yang akan datang membawa anak sebisa mungkin di atas usia 10 tahun.

"Demikianlah beberapa kebijakan yang diambil dengan tetap mempertimbangkan kerinduan umat dan sekaligus sikap bijak kita untuk tidak ikut serta menyebarkan virus pandemik ini. Umat yang merasa tidak siap untuk ikut perayaan ekaristi langsung, akan dilayani melalui misa live streaming. Kami ingatkan bahwa kedisiplinan kita untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan sesama menjadi prioritas semua orang yang ikut perayaan," tutup Mgr Paskalis Bruno Syukur.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, pihaknya sudah mempersilakan tempat ibadah untuk kembali aktif melakukan kegiatan ibadah. Tetapi dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Prioritas utama di Kota Bogor ketika diaktivasi semua adalah tempat ibadah. Dengan catatan harus ada protokol kesehatan yang ketat. Kemarin, saya bersyukur dan bahagia melihat bagaimana masjid-masjid itu protokol kesehatannya cukup ketat, rapi sekali, jaga jarak. Dan saya mendorong juga gereja-gereja di Kota Bogor juga kembali menyelenggarakan aktivitasnya bersama-sama," ucap Bima.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini