Senyum Sumringah Driver Ojol Usai Dibolehkan Angkut Penumpang

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 08 Juni 2020 10:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 338 2226111 senyum-sumringah-driver-ojol-usai-dibolehkan-angkut-penumpang-tZsVdkuxiz.jpg foto: Okezone

JAKARTA – Raut bahagia bercampur haru tampak terlihat jelas di wajah Lukmanul Hakim. Pria yang berprofesi sebagai driver online (ojol) ini kembali semangat menjalankan profesinya setelah beberapa bulan dilarang membawa penumpang karena pandemi virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

Hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di DKI Jakarta, Senin (8/6/2020), ojol resmi diperbolehkan kembali membawa penumpang namun dengan menerapkan protokol kesehatan.

Lukman bersama sejumlah ojol lainnya menunggu penumpang di Stasiun MRT Blok A, Jakarta Selatan.

"Ya senang bisa kembali kaya dulu lagi, kan kalo bawa orang lebih cepat dapatnya dibanding bawa barang dan food (makanan)," ujar Lukmanul saat berbincang dengan Okezone di Stasiun MRT, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2020).

Menurut Lukman, dari tempatnya bekerja pun turut mengingatkan agar saat membawa penumpang mengutamakan protokol kesehatan. Seperti harus bersih hingga memakai masker saat berkendara.

"Harus bersih, utamakan pakai masker dan sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan," tutup warga Jakarta Selatan tersebut.

Sebagaimana diketahui dalam Keputusan Gubernur Jakarta Nomor 563 Tahun 2020 Tentang Pemberlakuan, Tahapan dan Pelaksanaan Kegiatan/Aktivitas Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat, Sehat, Aman dan Produktif.

Ojol sendiri sebetulnya memang salah satu moda transportasi yang boleh beroperasi saat pandemi Covid-19. Namun, sebelum PSBB masa transisi, ojek berbasis aplikasi online itu hanya melayani pengataran barang dan makanan.

Terkait dengan diperbolehkannya ojol mengangkut penumpang, Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta pun mengeluarkan aturan ojol terkait dengan standar protokol kesehatan.

Hal itu tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Nomor 105 Tahun 2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi Untuk Pencegahan Covid-19 Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini