Doni Monardo: Kepatuhan Masyarakat Pengguna KRL Commuterline Meningkat

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 08 Juni 2020 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 08 338 2226163 doni-monardo-kepatuhan-masyarakat-pengguna-krl-commuterline-meningkat-g9mMPSZR3s.jpg Kepala BNPB Doni Monardo meninjau Stasiun Manggarai/Foto: Istimewa

JAKARTA - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo meninjau Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Ia ingin melihat kesiapan pelayanan Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuterline sebagai moda transportasi andalan bagi warga Jabodetabek di tengah pandemi Covid-19.

Doni tiba di stasiun pada pukul 07.00 WIB. Sebelum memasuki area peron, ia pun diperiksa suhu tubuhnya menggunakan thermo gun. Prosedur itu diberlakukan dan menjadi syarat utama yang wajib dijalani para penumpang sebelum masuk stasiun untuk naik KRL.

Ia didampingi Kepala Stasiun Manggarai, Didiek Hartanto guna melihat bagaimana penumpang saat turun dan naik kereta, serta bagaimana penerapan physical distancing di dalam gerbong KRL.

Baca juga: KRL Cuma Dibatasi untuk 60 Penumpang, Penumpukan Terjadi

Protokol kesehatan yang diterapkan di Stasiun Manggarai dinilai sudah sangat bagus dan sesuai dengan standar yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Selain itu kesiapan, kapasitas petugas dan pelayanan serta kesadaran penumpangnya untuk menerapkan protokol kesehatan juga sudah sangat baik.

"Kepatuhan masyarakat (dalam menjalankan protokol kesehatan) ada peningkatan. Tidak ada masyarakat yang tidak menggunakan masker," ujar Doni sebagaimana dalam keterangan tertulisnya, Senin (8/6/2020).

Dia memandang para penumpang pun sudah dapat menyesuaikan diri dalam menjaga jarak aman di dalam gerbong kereta. Dengan begitu masyarakat sudah mulai mengikuti aturan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona jenis baru, penyebab penyakit Covid-19.

"Kita lihat tadi, sejumlah gerbong, tingkat kepadatannya sudah berkurang dibandingkan beberapa waktu sebelumnya. Ini penting dilakukan agar antar penumpang tidak terlalu dempet. Kalau terlalu dempet itu risikonya sangat besar, terutama apabila ada penumpang yang positif COVID-19 dapat menulari," kata Doni.

Disisi lain, Doni juga mengapresiasi layanan publik dari pihak stasiun yang telah memberikan layanan cuci tangan lengkap dengan sabun dan berada di beberapa titik lokasi di stasiun sebagai upaya memutur rantai penularan Covid-19.

Baca juga: KRL Hari Ini Sampai Jam 9 Malam

Ia juga berharap agar fasilitas cuci tangan dapat tersedia di beberapa unit pelayanan angkutan publik lainnya. Di samping itu, dia menyarankan agar setiap masyarakat selalu membawa hand sanitizer pribadi.

"Ketika masyarakat menumpang transportasi umum, sebagian besar mereka pasti menyentuh pintu, tempat duduk dan sebagainya. Apabila tempat duduk atau pegangan tangan sebelumnya tersentuh oleh orang yang terinfeksi virus, maka penumpang baru dapat tertular. Kalau yang bersangkutan tidak bisa mencuci tangan maka bisa menggunakan hand sanitizer sehinga tangan selalu dalam keadaan bersih," papar Doni.

Lebih lanjut Doni menghimbau kepada pemangku kebijakan serta pimpinan perusahaan agar dapat melihat risiko terhadap karyawannya. Ia ingin pekerja atau pegawai yang memiliki riwayat penyakit kronis sebagai komorbiditas dapat tinggal di rumah dan mengurangi keluar rumah untuk hal yang tidak perlu.

"Sebaiknya untuk sementara waktu jangan dulu diberikan tugas untuk datang ke kantor. Antara lain yang menderita ginjal, hipertensi, jantung, diabetes, kanker dan sebagainya," kata Doni.

Sementara itu, Kepala Stasiun Manggarai Didiek Hartanto juga mengajak para penumpang agar selalu menjalankan protokol pemerintah sesuai arahan pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19.

"Kami harapkan. Mari kita jaga kondisi tubuh dari Covid-19. Kebiasaan-kebiasaan baru seperti mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga kebersihan tetap harus kita jaga," tutur Didiek.

Didiek menekankan bila PT Kereta Api akan terus berkomitmen mendukung upaya pencegahan penuluran Covid-19 di lingkungan perkeretaapian. Hal itu sebagaimana arahan dari Presiden Joko Widodo dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

"PT Kereta Api akan mendukung semua arahan dari Gugus Tugas. Dan kami akan tetap akan menjaga dan melindungi seluruh pekerja di Kereta Api dan penumpang," tandas Didiek.

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini