Masjid di Pusat Kota Tangerang Gelar Sholat Jumat, Jamaah Diminta Tertib

Isty Maulidya, Okezone · Jum'at 12 Juni 2020 08:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 12 338 2228678 masjid-di-pusat-kota-tangerang-gelar-sholat-jumat-jamaah-diminta-tertib-9l9PinFVnY.jpg Sholat jamaah di Masjid Al Azhom Kota Tangerang (Foto: Okezone/Isty)

TANGERANG - Sejumlah rumah ibadah sudah kembali menggelar kegiatan ibadah sejak masa PSBB Transisi diterapkan di Kota Tangerang.

Termasuk Masjid Raya Al Azhom yang terletak di kawasan pusat pemerintahan kota Tangerang mulai hari ini, Jumat (12/06/2020) kembali menggelar sholat Jumat untuk umum.

Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Azhom, Khaeruddin mengatakan bahwa saat ini Masjid Al Azhom hanya dapat menampung 50 persen jamaah dari kapasitas yang tersedia. Hal ini dikarenakan adanya pengaturan jarak antar jamaah untuk menerapkan physical distancing.

"Hari ini sudah kembali melaksanakan sholat Jumat di Masjid Raya Al-Azhom. Namun, ada pembatasan kuota jamaah hingga 50 persen dari kapasitas yang ada," ujarnya.

Masjid tersebut juga akan didisinfeksi secara rutin untuk memastikan ruangan masjid steril. Para jamaah juga diminta untuk mengikuti protokol kesehatan yang berlaku seperti memakai masker dan membawa perlengkapan ibadah sendiri.

“Tak hanya itu, jamaah diimbau juga untuk selalu mengenakan masker, sebelum, selama dan setelah beribadah di masjid, membawa alat sholat masing-masing serta telah berwudhu dari rumah,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan bahwa saat ini fasilitas di masjid tersebut sudah dilengkapi dengan cairan disinfektan. Selain itu, setiap batas barisan sholat juga diberi tanda supaya jamaah mengerti mengenai penerapan physical distancing.

"Tersedia hand sanitizer yang ada di setiap pintu, kemudian baris shaf yang telah diberikan tanda batas jarak," jelas Arief.

Masjid Raya Al-Azhom sendiri dibuka sedikit lebih lama karena jamaah masjid yang jauh lebih banyak dari masjid pada umumnya di Kota Tangerang sehingga membutuhkan persiapan yang lebih banyak.

"Jamaahnya kan jauh lebih banyak, otomatis penyesuaiannya lebih membutuhkan waktu," terang Arief.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini