Share

Jelang Pembukaan Mal, Wagub DKI Minta Pengelola Taati Protokol Kesehatan

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 14 Juni 2020 07:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 14 338 2229666 jelang-pembukaan-mal-wagub-dki-minta-pengelola-taati-protokol-kesehatan-vf34vzv1V3.jpg Wakil Gubernur DKI Jakarta, Riza Patria (foto: Sindo)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sudah memantau sejumlah mal yang akan mulai dibuka pada Senin 15 Juni 2020 setelah adanya transisi masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Pemprov DKI ingin memastikan pusat perbelanjaan tersebut bisa menerapkan protokol kesehatan dan hanya menampung 50% pengunjung dari kapasitas gedung tersebut.

"Kami membuka unit-unit kegiatan secara bertahap. Untuk itu, kami telah menerapkan berbagai kebijakan. (Diharapkan) untuk semuanya patuh dan taat, membantu agar protokol Covid-19 atau kesehatan, (dan) PSBB bisa dilakukan dengan baik," kata Ariza dalam keterangannya, Minggu (14/6/2020).

Pada fase pertama masa PSBB Transisi di Ibu Kota Jakarta, dimulai dengan melakukan pelonggaran bagi kegiatan yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, dan efek risiko yang terkendali. Pasar, pusat perbelanjaan atau Mal (non-food/pangan) di Jakarta rencananya dibuka secara bertahap pada pekan ketiga, yaitu 15-21 Juni 2020, Senin-Jumat mulai dibuka.

Sedangkan, Sabtu-Minggu mulai dibuka taman rekreasi indoor, taman rekreasi outdoor, dan kebun binatang. Sejak 5 Juni 2020, pekan pertama dan kedua telah dibuka tempat peribadatan, perkantoran, dan sejumlah fasilitas umum lainnya.

"Betapa pun semuanya sudah baik, berbagai regulasi, aparat, dan sanksi yang berat sekalipun tidak ada artinya tanpa dukungan dari masyarakat, pihak swasta, dunia usaha (serta) berbagai komunitas (dan) ormas. Untuk itu, kami minta seluruh warga patuh, taat dan disiplin mematuhi ketentuan yang ada," ujar Ariza.

"Karena, menurut para ahli/pakar, 80 persen keberhasilan kita menyikapi virus (Covid-19) ini ditentukan oleh sikap dan perilaku warga itu sendiri. Semua harus ada kesadaran diri untuk pribadi, lingkungan, keluarga dan semua yang hadir. Saling mengingatkan sesama kita untuk mematuhi. Itu cara yang paling efektif agar kita bisa keluar dari masalah ini," tambahnya.

Ia juga mengapresiasi proses persiapan pusat perbelanjaan modern, atau mal di Ibu Kota dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat, bagi para pengunjung maupun pengelola mall saat nanti mulai dibuka kembali di masa PSBB Transisi fase pertama.

Ia mengatakan, bahwa jajaran Pemprov DKI Jakarta telah melakukan peninjauan ke pasar, pusat perbelanjaan atau mall (non-food/pangan) di wilayah Jakarta guna memastikan seluruhnya menerapkan protokol kesehatan dengan baik dan benar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Kita minta semua pihak, termasuk pengelola mal dan pedagang ritel, kios-kios, semua harus memahami bahwa virus corona ini sangat berbahaya. Jadi, jangan dianggap enteng. Cara menghadapinya dengan cara patuh dan taat pada protokol kesehatan. Bagi Mal yang tidak disiplin, kami akan memberikan sanksi teguran, penutupan, dan bahkan sanksi pencabutan izin," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini