Soal Ganjil-Genap di Pasar Jakarta, Fraksi PDIP Minta Pengawasan Ketat Protokol Kesehatan

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Senin 15 Juni 2020 06:23 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 15 338 2230002 soal-ganjil-genap-di-pasar-jakarta-fraksi-pdip-minta-pengawasan-ketat-protokol-kesehatan-Qh6rp8GKZ9.jpg Ilustrasi. (Foto : Okezone.com)

JAKARTA – Ketua Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono mengakui, penerapan ganjil genap di pasar tradisional di wilayah Ibu Kota cukup relevan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di sana.

"Walaupun penerapan ganjil-genap bukan satu-satunya cara, tetapi untuk saat ini di mana pasar tradisional masih sangat rentan penyebaran covid-19, relevan untuk diterapkan," ujar Gembong kepada Okezone di Jakarta, Senin (15/6/2020).

Menurut Gembong, yang paling penting memutus sukses atau tidaknya rantai penyebaran Covid-19 di pasar adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat dan fasilitas memadai.

Toko-Toko di Pasar Baru Mulai Dibuka Jelang New Normal

"Akan tetapi, yang paling menentukan dalam penerapan protokol kesehatan di pasar tradisional adalah pengawasan yang ketat serta penyediaan fasilitas protokol kesehatan yang memadai," tutur dia.

Karena itulah, jika semua pihak taat dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan, Gembong optimis ganjil-genap di pasar tradisional bakal berjalan efektif guna memutus rantai Covid-19.

"Kalau semua pihak taat dengan protokol kesehatan, gage (ganjil-genap-red) akan efektif," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama masa PSBB transisi di Jakarta pihaknya tak ingin langsung membuka 153 pasar yang ada di Jakarta. Namun hanya dibuka secara bertahap dengan 122 pasar pangan yang diutamakan untuk buka, tapi dengan syarat khusus.

Baca Juga : Jelang Pembukaan Mal, Wagub DKI Minta Pengelola Taati Protokol Kesehatan

"Pasar nonpangan sudah bisa buka sekarang, namun dengan separuh kapasitas. Caranya, kios ganjil di tanggal ganjil, genap di tanggal genap. Untuk mengurangi jumlah orang di pasar," kata Anies, beberapa waktu lalu.

Baca Juga : Mendag Umumkan Pedoman Jual Beli New Normal di Pasar, Berikut Aturannya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini