Jakarta Belum Buka Sekolah, Anies: Situasi Belum Aman!

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Selasa 16 Juni 2020 20:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 16 338 2231220 jakarta-belum-buka-sekolah-anies-situasi-belum-aman-5Md7w5MuKx.jpg foto: Okezone

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menegaskan bahwa sekolah-sekolah di Ibu Kota belum akan dibuka selama pandemi virus Corona (Covid-19) belum dapat dikendalikan.

Anies akan kembali mengevaluasi kapan sekolah bisa dibuka pada awal Juli mendatang meskipun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah memperbolehkan sekolah dibuka di zona hijau.

"Kami di Jakarta belum ada rencana membuka. Sampai kondisi wabah di DKI benar-benar terkendali dan aman untuk anak-anak. Jadi sampai dengan saat ini, kita belum melihat bahwa sudah aman, belum," kata Anies di Mal Kokas, Jakarta, Selasa (16/6/2020).

"Jadi awal bulan Juli nanti akan kita lihat lagi. Jadi saat ini kita masih tetap melihat ini belum aman untuk anak-anak," tambahnya.

Mantan Mendikbud itu menerangkan bahwa Pemprov DKI Jakarta telah menyusun protokol kesehatan di sekolah. Namun, ia belum bersedia merinci apa saja protokol kesehatan saat kegiatan belajar mengajar itu.

"Kalau protokol sekolah sudah disiapkan semua. Cuman nanti kita menjelang pembukaan saja baru kita umumkan," tandasnya.

Sebelumnya, Staf Ahli Mendikbud bidang Regulasi Pendidikan dan Kebudayaan Chatarina Muliana Girsang menegaskan bahwa pembukaan sekolah di zona hijau tidak mengharuskan para siswa untuk belajar di sekolah.

Orangtua, sambung dia, berhak untuk meminta agar anaknya belajar dari rumah jika khawatir buah hatinya terpapar corona. Sehingga, para guru nantinya akan mengelompokkan kegiatan belajar mengajar bagi siswa yang berada di sekolah, maupun di rumah.

"Kalau zona merah dan oranye sama sekali tidak diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka," ujar Chatarina dalam diskusi daring 'Pendalaman Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran dan Tahun Akademik Baru di Masa Pandemi COVID-19'.

Ia menerangkan bahwa hanya sekitar 6% atau 90 sekolah yang dibuka saat pandemi corona. Sekolah tersebut diminta untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan seluruh peserta didik dan keluarganya.

Kemendikbud nantinya akan memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi soal pembukaan sekolah di jalur hijau tersebut.

 

(fmi)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini