Begini Kronologi Begal Bercelurit yang Bacok Korbannya di Bekasi

Wisnu Yusep, Okezone · Kamis 18 Juni 2020 14:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 338 2232227 begini-kronologi-begal-bercelurit-yang-bacok-korbannya-di-bekasi-UtVQ5QhaaS.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BEKASI - Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sunardi mengaku, pihaknya saat ini tengah memburu para pelaku begal terhadap Supriyanto (26) ketika asyik nongkrong di Lapangan Mattel 2, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Selasa 16 Juni 2020.

"Kami masih memburu para pelakunya," kata Kompol Sunardi, Kamis (18/6/2020).

 Baca juga: Viral Komplotan Begal Motor Bercelurit Beraksi di Bekasi, Korban Luka Bacok

Korban juga mengalami luka sabetan senjata tajam jenis celurit di bagian paha. Saat ini, kata dia, korban sudah menjalani perawatan karena luka bacok.

"Korban sudah mendapatkan perawatan," lanjutnya.

 Baca juga: Polisi Buru Pelaku Begal Bercelurit di Bekasi 

Adapun peristiwa itu berawal ketika Supriyanto tengah santai duduk-duduk di atas motornya sambil memainkan handphon miliknya. Korban, baru saja pulang bekerja dan sengaja berhenti di tempat kejadian perkara (TKP).

Saat asyik bermain ponsel, kata dia, tetiba dihampiri empat kawanan begal dengan dua sepeda motor. Begal yang dipersenjatai celurit itu kemudian meminta sepeda motor korban jenis Honda Beat berwarna hitam. Korban sempat menolak dan mempertahankan sepeda motornya.

 

Tetapi apa daya, pelaku yang nekat mengayunkan celurit ke arah paha, korban akhirnya menyerahkan kunci sepeda motor dan membiarkan para pelaku kabur.

Dari keterangan korban kepada penyidik, pelaku menggunakan sepeda motor jenis Honda Beat dan Scopy. Ketika itu situasi di TKP dalam kondisi sepi.

"Korban pulan berjalan kaki dan bercerita kepada keluarganya. Kemudian melaporkan kepada pihak kepolisian," ungkapnya.

Sejauh ini, petugas telah melakukan olah TKP. Kasus ini masih ditangani polisi. Penydik sedang mempelajari barang bukti berupa video.

"Videonya ada. Ada warga yang saat itu merekam kejadian diam-diam karena takut," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini