Tim Jaguar Gagalkan Peredaran 2.800 Dolar Amerika Palsu

Wahyu Muntinanto, Okezone · Kamis 18 Juni 2020 22:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 338 2232584 tim-jaguar-gagalkan-peredaran-2-800-dolar-amerika-palsu-lt0ANrufzd.jpg Polisi gagalkan peredaran dokar palsu di Depok (Foto : Polres Depok)

DEPOK - Tim Penjaga Gangguan dan Anti Kerusuhan (Jaguar) Polres Metro Depok mengamankan seorang pemuda yang mengaku berasal dari Tanggerang, Banten ketika sedang melakukan kegiatan patroli rutin malam di Jalan Putri Tunggal, Harjamukti, Cimanggis, Kota Depok, Senin, 15 Juni 2020. Tengah malam.

Pemuda yang masih dirahasikan identitasnya oleh kepolisian itu, ternyata tepergok anggota tim Jaguar sedang membawa Dolar Amerika palsu dan beberapa mata uang asing asli.

"Pelaku membawa uang Dollar palsu dan beberapa uang asing asli yang dibawa dengan menggunakan tas," kata Kepala Tim Jaguar Polres Metro Depok, Iptu Winam Agus saat dihubungi Okezone, Kamis (18/6/2020).

Dia menduga, pemuda dengan perawakan kurus tinggi dan berambut ikal itu datang seorang diri ke Wilayah Cimanggis, Depok untuk melakukan transaksi dengan sejumlah pemesanya.

"Uang Dolar palsu yang dibawa pelaku senilai 2.800 USD dengan pecahan 100 USD dan sejumlah mata uang asing asli dari negara Brunei dan Zimbabwe," jelasnya.

Baca Juga : Tergiur Untung Besar, Tukang Parkir Nekat Edarkan Pil Koplo

Terbongkarnya uang Dollar palsu tersebut, Winam menjelaskan berawal ketika patroli rutin malam tim Jaguar Polres Depok melintas di lokasi yang rawan aksi kriminalitas.

Malam itu Jalan Putri Tunggal, Harjamukti, Cimanggis yang menjadi jalur alternatif menuju pintu Tol Cibubur, Jakarta Timur sudah tak lagi ramai kendaraan melintas, sejumlah kios di sepanjang itu pun mulai banyak yang tutup.

"Kami melihat pemuda ini kok mondar-mandir terus sendirian seperti orang bingung," ucap Winam.

Sunyi dan sepinya lokasi tersebut, tim Jaguar memutuskan berhenti untuk menolong pemuda yang mengenakan pakaian serba hitam yang berjalan gelisah diantara remang-remang lampu jalan sambil menggendong tas.

"Pemuda ini jalan kaki memakai kaos lengan panjang hitam, berkupluk hitam serta masker hitam. Sebetulnya kasihan, kami akhirnya bermaksud mau tolong dan menayakan tujuan dia mau kemana," tuturnya.

Saat ditanya tujuan, lanjut Winam, pemuda tersebut mengaku hendak bertemu dengan temannya dan telah mengatur janji terlebih dahulu. Akan tetapi, temanya tersebut tak bisa dihubungi, sebab kehabisan kuota internet dan pulsa.

Namun dibalik pengakuannya, tim Jaguar justru curiga. Wajah pemuda tersebut seketika berubah pucat dan keringat terus menetes dari bagian kepala. Tak hanya itu, bibirnya pun gemetar saat menjawab sejumlah pertanyaan.

"Tapi setelah kami cek handponenya ternyata pulsa dan kuotanya masih banyak, kami jadi curiga dan kami geledah tasnya teenyata ditemukan pisau kecil dan uang Dollar palsu serta uang asing asli Negara Brunai dan Zimbabwe," imbunya.

Baca Juga : Awasi Protokol Kesehatan, 250 Personel Gabungan Diterjunkan ke Pasar Tanah Abang

Dolar Palsu Banyak Dipesan

Pemerikasaan pun dilanjutkan setelah anggota tim Jaguar temukan sajam dan mata uang Dollar palsu dari dalam tas sang pemuda tersebut. Lalu, anggota melacak isi handpone milik pemuda itu.

Benar saja, berdasarkan komunikasi melalui aplikasi percakapan elektronik ternyata, polisi mendapati banyak pemesan Dollar palsu asal Negara Amerika itu.

"Kami terkejut yang kami temukan di handponenya banyak chat pemesanan uang palsu," ungkap Winam.

Adanya unsur tindak pidana, tim Jaguar langsung menyerahkan pemuda tersebut ke unit Reskrim Polsek Cimanggis untuk proses penyelidikan. Hasil penyelidikan gabungan unit Reskrim Polres Metro Depok bersama Polsek Cimanggis polisi menangkap dua orang dan menyita uang Dollar palsu dalam jumlah besar.

"Ada tambahan lagi dari pelaku lainya, total pecahan uang dolar palsu tersebut mencapai senilai Rp41 miliar," ujar Winam memungkaskan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini