Heboh ASN hingga Pengurus RT Diminta Kumpulkan Data Jelang Pilkada Tangsel

Hambali, Okezone · Jum'at 19 Juni 2020 00:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 338 2232613 heboh-asn-hingga-pengurus-rt-diminta-kumpulkan-data-jelang-pilkada-tangsel-2q3IkLaoTR.jpg Ilustrasi (Dok. Okezone)

TANGERANG SELATAN - Beredar sebuah perintah yang mengatasnamakan Wali Kota Airin Rachmi Diany dan jajaran, meminta kepada kelurahan agar segera menyerahkan data pegawai secara lengkap, ASN, Non ASN, pengurus RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat.

Perintah berupa resume hasil rapat itu pertama kali diduga diunggah oleh pemilik nomor telepon yang diberinama Sekel Sidik atau Sekretaris lurah Jurangmangu, Sidik, di grup whatsapp internal kelurahan. Sontak kabar tersebut menjadi ramai diperbincangkan masyarakat.

Heboh perintah Pemkot Tangsel yang disampaikan Sekel Jurangmangu (Foto: Istimewa)

Berikut isi perintah mengumpulkan data oleh pihak kelurahan itu :

Yth,

Seluruh lurah/sekel

hasil rapat td camat, ibu wali, pak wakil dan OPD terkait bahwa lurah/sekel segera melaporkan :

a. data pegawai mulai dari lurah sekel kasie dan staf lengkap dengan ktp & no HP (ket. ya.abu2.tdk).

2. data RT & RW lengkap dgn ktp dan no HP (ket.ya.abu2.tidak).

3. data tokoh (ada Tomas, Toga, Topeng), dll lengkap dgn ktp dan nomor HP.

4. Bantu mencari kort tps, hari Jumat, 19 Juni 2020. Dikumpulkan lewat pdf.

DUM. terimakasih atas kerjasamanya.

Belum ada satupun pihak kelurahan dan kecamatan yang berani berkomentar menanggapi kebenaran arahan itu. Warga yang heboh membacanya pun menuding, jika Airin telah melakukan mobilisasi perangkat dari atas hingga pengurus RT dan RW guna kepentingan Pilkada Tangsel.

Ketika Okezone coba mengonfirmasi ke Kepala Dinas Kominfo Tangsel, Fuad, terkait adanya rapat antara Wali Kota Airin, Wakil Wali Kota Benyamin Davnie serta melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat, yang isinya meminta pengumpulan data.

"Saya belum dapat info," kata Fuad kepada Okezone.

Baca Juga : Tim Jaguar Gagalkan Peredaran 2.800 Dolar Amerika Palsu

Sementara Wakil Wali Kota Benyamin Davnie yang dihubungi merasa kaget dengan adanya arahan pengumpulan data. Dia membantah jika ada rapat melibatkan OPD dan kecamatan yang tujuannya untuk kepentingan politik tertentu.

"Enggak bener itu, saya sama Bu Wali nggak pernah rapat itu. Pembunuhan karakter udah mulai nih rupanya ya. Enggak bener, enggak pernah ada rapat kaya gitu," ujar Benyamin.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini