Taman Margasatwa Ragunan Hanya Terima Pengunjung dengan KTP Jakarta

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Jum'at 19 Juni 2020 16:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 19 338 2233028 taman-margasatwa-ragunan-hanya-terima-pengunjung-dengan-ktp-jakarta-6pBDxkpoxm.jpg Foto: Arif julianto/Okezone.com

JAKARTA - Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta, akan kembali dibuka dan melayani pengunjung mulai besok, Sabtu 20 Juni 2020.

Hal tersebut Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif maka Taman Margasatwa Ragunan akan beroperasi kembali sesuai dengan fase yang telah ditetapkan.

Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsono mengatakan pihaknya telah mengeluarkan protokol kesehatan. Salah satunya adalah yang diperbolehkan datang hanya warga ber-KTP DKI Jakarta.

"Pengunjung hanya yang memiliki KTP DKI Jakarta," kata Ketut saat dihubungi Okezone di Jakarta, Jumat (19/6/2020).

 Ragyunan

Kemudian nantinya Taman Margasatwa Ragunan bakal menerapkan pembatasan pengunjung selama PSBB masa transisi. Dimana pengunjung selama masa transisi ke new normal dengan jumlah pengunjung maksimal 1.000 orang per hari.

"(Pembelian) melalui pendaftaran online tiket pengunjung dengan jumlah pengunjung maksimal 1.000 orang per hari Selasa sampai dengan Minggu. Melakukan pendaftaran Online melalui google form melalui link bit.ly/PesantiketTMR," jelas Ketut.

Ketut melanjutkan, selama masa PSBB transisi jam operasional kunjungan mulai pukul 08.00-13.00 WIB. Akses masuk pengunjung melalui Pintu Utara di Jalan Harsono RM dan Pintu Barat di Jalan Kavling Polri Cilandak KKO.

Selain itu, Taman Margasatwa Ragunan melakukan pelarangan kunjungan sementara bagi anak yang berumur 0-9 tahun, ibu hamil, orang dewasa yang berumur di atas 60 tahun, dan memiliki penyakit bawaan diabetes, jantung, TBC, gagal ginjal atau penyakit komplikasi lainnya.

"Kemudian pelarangan penggunaan tikar untuk tempat duduk di taman," ucap Ketut.

 

Ketut melanjutkan, pihaknya telah membuat prosedur tetap bagi para pengunjung. Dimana saat datang tidak dalam keadaan sakit, apabila sakit atau suhu tubuh lebih dari 37,5 C tidak diizinkan masuk ke area TMR.

Lalu, pengunjung wajib menggunakan masker dan membawa hand sanitizer, pengunjung yang tidak menggunakan masker dilarang masuk ke area. Melakukan cuci tangan lebih sering saat berada dalam area TMR.

"Menjaga jarak antar pengunjung 1-2 meter dan tidak berkerumun. Mengikuti alur/arah tempuh yang ditetapkan dalam area TMR, dan pengunjung diharapkan untuk selalu bergerak. Tidak ada kegiatan yang mengundang kerumunan masa dan menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya," papar Ketut.

Lebih lanjut Ketut menyebut beberapa wahana seperti Pusat Primata Schmutzer (PPS), Taman Satwa Anak, Kuda Tunggang, Kuda Bendi, Kereta Keliling, Penyewaaan Sepeda, dan Permainan Anak masih ditutup.

"Penutupan wahana Pusat Primata Schmutzer (PPS), Taman Satwa Anak, Kuda Tunggang, Kuda Bendi, Kereta Keliling, Penyewaaan Sepeda, dan Permainan Anak," tandasnya.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini