6.206 Buruh di Bekasi Terdampak Corona, 1.651 di Antaranya Kena PHK

Abdullah M Surjaya, Koran SI · Senin 22 Juni 2020 19:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 338 2234496 6-206-buruh-di-bekasi-terdampak-corona-1-651-di-antaranya-kena-phk-oxsY9dFGXI.jpeg ilustrasi. (Shutterstock)

BEKASI – Sebanyak 6.206 buruh di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terdampak pandemi virus corona atau Covid-19. Dari jumlah tersebut, 1.651 buruh di antaranya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Jumlah pekerja terdampak corona di Kabupaten Bekasi jadi yang tertinggi di wilayah Jawa Barat.

Sebanyak 6.206 pekerja yang terdampak corona itu berasal dari 460 perusahaan. Jumlah tersebut terdiri atas 606 pekerja diliburkan, 3.949 pekerja dirumahkan, dan 1.651 orang terkena PHK.

"Hingga kini masih didata," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi Suhup, melansir Sindonews, Senin (22/6/2020).

Pemerintah daerah belum diberikan kewenangan untuk mendata perusahaan atau pekerja atau buruh yang diliburkan, dirumahkan, atau di-PHK dampak pandemi Covid-19.

"Data yang baru kita terima dari pusat yang terdampak sekitar 6.206 buruh," ujarnya.

Sejumlah perusahaan di Kabupaten Bekasi dipastikan belum dapat membuka kesempatan kerja setelah anjloknya perekonomian akibat pandemi Covid-19. Meski industri telah diperbolehkan beroperasi, mereka tetap kesulitan memulai produksi.


Baca Juga : Wisata Alam yang Tak Terapkan Protokol Kesehatan akan Ditutup

Bahkan, pada beberapa sektor industri, perusahaan masih merumahkan para karyawannya. Alhasil, pembukaan lapangan kerja diprediksi baru dapat dilakukan tahun depan.


Baca Juga : Wisata Alam di Zona Hijau dan Kuning Diizinkan Dibuka

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini