Share

Polisi Selidiki Kasus Pelecehan Mahasiswi di Depok yang Terekam CCTV

Wahyu Muntinanto, Okezone · Selasa 23 Juni 2020 02:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 22 338 2234599 polisi-selidiki-kasus-pelecehan-mahasiswi-di-depok-yang-terekam-cctv-wqHCt1P55c.jpeg Foto: Illustrasi Shutterstock

DEPOK - Aksi begal atau remas payudara kembali terjadi di Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa ini ketika perempuan berinisial LNA (27) berjalan bersama rekanya di Gang Mahali, Pondok Cina, Beji, Kota Depok, Selasa 16 Juni 2020, sekira pukul 20.27 WIB.

Kasat Reskrim Polrestro Depok, Kompol Wadi Sa'Bani mengatakan bahwa korban sudah membuat laporan ke unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres metro Depok.

"Aksi pelaku begal payudara ini terekam kamera CCTV dan kami masih melakukan penyelidikan," kata Wadi Sa'Bani saat dihubungi wartawan, Senin (22/6/2020).

Dia menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada malam hari ketika korban dalam perjalanan pulang ke rumah, namun saat berjalan di Gang Mahali seorang laki-laki mengendarai sepeda motor langsung memegang payudara sebelah kanan salah satu wanita itu.

"Segala macam sisi akan kita dalami untuk dapat mengungkap kasus begal payudara," ucapnya.

Jika pelaku tertangkap dan terbukti melakukan aksi asusila dimuka umum dapat dijerat Pasal 289 KUHP dan 281 KUHP karena melakukan tindak pidana perbuatan cabul dengan kekerasan.

 Pelecehan Seksual

"Ancaman kekerasan dan dengan sengaja melanggar kesusilaan di depan umum dengan ancaman 9 tahun penjara," pungkasnya.

Diketahui, Peristiwa begal atau remas payudara wanita pernah menimpa seorang mahasiswi satu perguruan tinggi di Depok berinisial SN (21) di Gang Swadaya II RT 02/RW 05 Kelurahan Tugu, Cimanggis, Depok.

Wanita yang kerap kali menjajakan makanan ringan itu diramas payudaranya oleh pelaku sambil mengeluarkan alat vitalnya. Peristiwa itu terjadi pada Minggu 15 Juli 2018, sekira pukul 06.30 WIB tepat di sebelah Mako Brimob Kelapa Dua, Cimanggis ,Depok.

Sampai saat ini Polres Metro Depok belum dapat mengungkap dan menangkap pelaku. Warga pun sampai saat ini masih resah lantaran pelaku masih bergentayangan.

Follow Berita Okezone di Google News

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini