Polisi Sita Rekaman CCTV Tukang Bakso Ludahi Mangkok dan Pakaian Pelaku

Fahreza Rizky, Okezone · Jum'at 26 Juni 2020 11:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 338 2236714 polisi-sita-rekaman-cctv-tukang-bakso-ludahi-mangkok-dan-pakaian-pelaku-p3Y98d9cXe.jpg Pakaian pelaku yang disita

JAKARTA - Polsek Kembangan telah mengamankan sejumlah barang bukti terkait kasus tukang bakso keliling yang meludahi mangkok dagangannya.

Kapolsek Kembangan Kompol Imam Setiawan mengatakan, barang bukti yang berhasil diamankan pihaknya berupa rekaman kejadian saat pelaku meludahi mangkok bakso hingga pakaian pedagang tersebut.

(Baca juga: Pedagang yang Ludahi Mangkok Bakso di Kembangan Ternyata untuk Penglaris)

"Rekaman CCTV, satu buah baju kaos lengan panjang warna abu-abu, satu buah celana jeans panjang warna hitam, dan satu buah topi warna biru putih bertuliskan Datsun Art," kata Imam saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2020).

Imam menjelaskan, peristiwa itu bermula ketika WS (21) menjajakan dagangan bakso keliling miliknya di Komplek Unilever, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, pada Senin 22 Juni 2020.

Saat itu, seorang warga bernama Nur Hikma memesan dua mangkuk baso kepada WS. Usai memesan ia menunggu proses pembuatan baso tersebut dari dalam rumahnya sambil memantau CCTV.

"Pada saat melihat monitor CCTV Nur Hikmah melihat WS pedagang bakso gerakannya mencurigakan, karena tidak segera membuat pesanan dan seperti menengok-nengok ke arah kanan kiri jalan," ujar Imam.

Wanita 28 tahun itu lantas curiga atas perilaku pedagang tersebut, dan benar saja bahwa mangkuk bakso pesanannya telah diludahi.

"Pedagang bakso meludahi mangkok bakso pesananya dari monitor CCTV, karena merasa takut kalau tukang baksonya tidak terima di tegur lalu Nur Hikmah hanya diam dan menerima bakso pesanannya," ujar Imam.

Melihat hal tersebut, Nur Hikmah mengurungkan niatnya untuk menyantap bakso dan langsung membuangnya ke toilet dalam rumahnya. Ia kemudian merekam kejadian tersebut dan menyebarkannya ke group WhatsApp. Adapun saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini