Tawuran Pecah di Bekasi, Massa Kelabui Petugas Ketika Beraksi

Wisnu Yusep, Okezone · Minggu 28 Juni 2020 16:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 28 338 2237761 tawuran-pecah-di-bekasi-massa-kelabui-petugas-ketika-beraksi-7BYsQSz7iS.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BEKASI — Tawuran antar warga terjadi di Jalan Baru Underpass, Bekasi Timur pada pukul 05.30 WIB. Tawuran tersebut diduga terjadi antar kampung di wilayah Bekasi Timur.

Tak jelas apa penyebab mereka melakukan aksi tawuran tersebut. Berdasarkan rekaman video yang didapat Okezone, terlihat puluhan massa ada di bawah Jalan Baru Underpass, tepatnya di bawah perlintasan kereta api.

Mereka saling berhadapan bertikai dengan melempar batu. Bahkan, ada bom molotov yang dilempar oleh massa yang bertikai itu. Dalam video itu juga terlihat massa membawa senjata tajam jenis celurit.

Berdasarkan informasi yang didapat, peristiwa tawuran antar kelompok di Bekasi Timur itu sudah terjadi dua kali berturut-turut, yakni Sabtu 27 Juni 2020 pada pukul 04.30 WIB dan Minggu 28 Juni 2020 pada pukul 05.30 WIB.

Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo mengaku, pihaknya sudah melakukan pemantauan terhadap kelompok yang bertikai itu. Namun demikian, mereka kerap menghilang ketika dipantau.

"Malamnya kita selalu jaga, dan memang ada, tapi ketika petugas tidak ada rupanya mereka melakukan aksi tawuran di pagi hari, kurang ajar bener," kata Sutoyo ketika dikonfirmas Okezone, Minggu (28/6/2020).

Termasuk sebelum peristiwa tawuran itu terjadi, malam hari hingga dini hari pihaknya selalu memantau, dan memastikan wilayahnya aman. Namun demikian, massa tawuran itu mengakali petugas.

"Saya sampai cek, dan memastikan. Ternyata mereka main di pagi hari," ungkapnya.

Untuk mengantisipasi hal serupa tidak terulang, Kompol Sutoyo mengaku akan merubah pola operasi, yang tadinya giat dilakukan malam akan diubah di pagi hari.

"Kita akan ubah polanya, yang tadinya patroli dilakukan di malam hari, nanti kita giatkan di pagi hari," jelas dia.

Atas peristiwa tawuran yang terjadi pagi tadi, Sutoyo memastikan tidak ada korban jiwa. "Barusan saya telepon, tidak ada korban jiwa," bebernya.

(dka)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini