Pemkot Bekasi Bakal Gelar Rapid Test Covid-19 untuk Pedagang Hewan Kurban

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 29 Juni 2020 17:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 29 338 2238326 pemkot-bekasi-bakal-gelar-rapid-test-covid-19-untuk-pedagang-hewan-kurban-WWXRZMn8cH.jpg Pedagang hewan kurban di Bekasi. Foto: Wisnu Yusep-Okezone

BEKASI — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana menggelar rapid test untuk para pedagang hewan kurban. Petugas kesehatan nantinya akan melakukan penyisiran terhadap lapak-lapak pedagang hewan kurban.

"Jadi mulai dari proses mereka datang, tidak saja hewannya, juga orangnya, kita terjunkan petugas yang kita miliki, kemudian juga kita mendorong ke RW-RW siaga," kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Senin (29/6/2020).

Dia menegaskan akan mengawasi secara ketat para pedagang hewan kurban, utamanya di wilayah zona merah virus corona atau Covid-19. Mereka yang datang mengirim hewan kurban benar-benar diawasi oleh petugas medis.

"Kalau untuk hewannya tentu yang kita hawatirkan adalah penyakit antraks, kemudian yang datang (pedagang/pengantar hewan), jika dia datang dari zona merah kita awasi," kata Tri.

Baca Juga: Permintaan Hewan Kurban di Bekasi Justru Meningkat saat Pandemi Covid-19 

Jika pada saat pengecekan terdapat pedagang yang memiliki indikasi Covid-19, tim medis akan segera melakukan penanganan lebih lanjut.

"Kita masih punya rapid test digunakan gratis seluruh warga masyarakat yang akan hadir di Kota Bekasi," ungkapnya.

Sementara seorang pedagang hewan kurban, Sayadi Ogay mengaku siap bila Pemerintah Kota Bekasi menerapkan protokol kesehatan bagi para pedagang hewan kurban.

"Kita mah selalu ikutin pemerintah. Kalau disuruh menerapkan protokol kesehatan, kami sudah. Saya siapin semua dari maskernya, hand sanitizer, penerpakan jaga jarak kalau jadi penumpukan pembeli," kata Ogay ketika ditemui Okezone.

Ogay memastikan segala bentuk kebijakan pemerintah selalu diikuti. Salah satunya mengenai kesehatan hewan kurban. "Hewannya juga kita punya teman penguji, baik dari MUI maupun labnya dari IPB, karena banyak juga yang magang di sini," katanya.

Terlebih lagi, diakui Ogay, pihaknya selalu melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban melalui dokter hewan di wilayahnya. "Kita punya dokternya, dan itu selalu dicek rutin," jelas dia.

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini