Kronologi Pembunuhan Gadis di Tangerang, Pelaku Cemburu & Trauma Pernah Tersakiti

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 30 Juni 2020 22:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 30 338 2239151 kronologi-pembunuhan-gadis-di-tangerang-pelaku-cemburu-trauma-pernah-tersakiti-Ie0MEPVv8m.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

TANGERANG - Kasus penemuan mayat perempuan bergesper OSIS di Kampung Gerendeng Pulo, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, pada Minggu 14 Juni 2020, terkuak. Perempuan berparas cantik tersebut ternyata dibunuh oleh kekasihnya.

Korban Susilawati dicekik oleh pria yang baru 2 bulan dikenalnya di media sosial Facebook (FB) hingga ajal menjemput. Setelah korban tewas, jenazahnya dibuang ke dalam empang.

Motor matic dan ponsel milik korban lalu dibawa kabur oleh tersangka. Seolah tak terjadi apa-apa, tersangka pulang ke rumahnya di wilayah Cibodas Tangerang.

Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Sugeng Hariyanto membeberkan, hubungan keduanya baru seumur jagung. Bahkan, keduanya baru bertemu 3 kali. Namun MS sudah merasa telah memiliki korban seutuhnya.

"Saat pertemuan yang ketiga mereka terlibat cekcok. Jadi ada beberapa komunikasi yang menurut tersangka itu pacar korban. Tapi menurut korban itu cerita lama. Tersangka pun cemburu dengan korban," jelas Kapolres seperti dikutip Sindonews, Selasa (30/6/2020).

Menurut Sugeng, tersangka memiliki rasa trauma dalam berpacaran. Dia pernah punya pacar dan akan menikah. Tetapi, saat selangkah lagi maju ke pelaminan, pacarnya itu selingkuh. Peristiwa ini sangat berbekas bagi MS.

Pada saat tersangka trauma itulah, dia kenal dengan korban di Facebook. Seketika, luka akibat dikhianati pacarnya dulu sembuh. Namun, saat melihat percakapan korban dengan pria lain, tersangka merasa dejavu dan cemburu.

Atas kejadian ini, Sugeng berpesan agar lebih berhati-hati jika kenalan dengan seseorang di Facebook. Salah-salah orang tersebut bisa membawa petaka hingga menyebabkan kematian.

Sementara itu, pelaku MS mengaku sangat menyesal telah menghabisi nyawa pacarnya itu. Dia hilaf dan gelap mata saat melihat banyak pesan korban kepada pria yang diduga sebagai selingkuhannya itu.

"Saya khilaf dan menyesal. Memang saya sempat ada janji mau nikah dan hubungan sudah serius hubungannya. Pakai tangan, dicekik dengan tangan kosong," pungkasnya.

(Ari)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini