Polisi Panggil 3 Orang Terkait Khitanan yang Dihadiri Rhoma Irama di Bogor

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 01 Juli 2020 13:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 338 2239408 polisi-panggil-3-orang-terkait-khitanan-yang-dihadiri-rhoma-irama-di-bogor-cCR5245cSn.jpg Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy. (Foto : Okezone.com/Putra Ramadhani Astyawan)

BOGOR – Polisi telah memanggil tiga orang terkait pesta khitanan yang dihadiri “Raja Dangdut” Rhoma Irama dan beberapa artis ibu kota lainnya di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Tiga orang yang dipanggil itu termasuk penyelenggara pesta khitanan, Surya Atmaja.

"Kemarin (dipanggil) sudah 3 orang. Camat, keluarga Surya, dan Suryanya," kata Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

Roland mengaku belum dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait hasil pemeriksaan. Itu karena Polres Bogor masih akan memanggil pihak lainnya yang berkaitan dengan acara, termasuk Rhoma Irama.

"Jadi Pak Surya kemarin sudah kita panggil, Gugus Tugas juga kami hadirkan. Yang bersangkutan sudah kita minta keterangan. Namun, memang harus kita dalami lagi dengan keterangan penyelenggara lain. (Rhoma Irama) Nanti kita jadwalkan," ucapnya.

Namun yang pasti, Roland menambahkan, acara hiburan pesta khitanan itu tidak mendapat izin dari kepolisian sehingga pihaknya masih akan terus mendalami kasus ini.

"Tidak ada izin. Kronologi lengkap nant. Kita kan baru periksa 3 orang. Nanti kita periksa lagi," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan pihaknya juga bertemu dengan Surya Atmaja. Surya mengaku menyesali perbuatannya karena telah nekat menggelar acara hiburan.

"Beliau merasa bersalah setelah melanggar aturan. Tidak hanya PSBB, tapi juga hukum karena berkerumun menggelar acara besar-besaran di masa PSBB. Jadi beliau mengatakan itu (acara hiburan-red) tidak ada izin dan merasa salah," ucap Ade Yasin.

Selanjutnya, kasus ini sudah diserahkan sepenuhnya kepada Polres Bogor untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut termasuk menentukan sanksi-sanksi.

"Kita mintai keterangannya apakah ada izin gak? Khawatirnya ada izin dari siapa gitu ternyata gak ada. Setelah itu kasusnya kita serahkan kepada pihak berewenang. Nanti kalau siapa-siapanya lagi kita serahkan ke Polres Bogor," tutur Ade Yasin.

Sebagaimana diketahui, Raja Dangdut Rhoma Irama menghadiri pesta khitan salah satu warga di Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Minggu 28 Juni 2020. Dalam acara yang juga dihadiri beberapa artis itu, Rhoma sempat menyanyikan beberapa lagu.


Baca Juga : Rhoma Irama Sebut Manggung di Bogor Hanya Spontanitas

Padahal, sebelumnya Pemkab Bogor dan kepolisian sudah melarang untuk diadakan pesta hiburan karena akan mengundang massa. Terlebih, wilayah Kabupaten Bogor masih dalam tahap PSBB transisi.


Baca Juga : Tanggap Darurat Covid-19 di Depok Diperpanjang Sampai Batas Tak Ditentukan

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini