Kepala UPTD Sumur Batu Benarkan Ada Limbah Medis Bekas Penanganan Covid-19

Wisnu Yusep, Okezone · Rabu 01 Juli 2020 15:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 338 2239509 kepala-uptd-sumur-batu-benarkan-ada-limbah-medis-bekas-penanganan-covid-19-HwwmY3gNsd.jpg Limbah APD penanganan Covid-19 yang ditemukan pemulung (foto: Okezone.com/ Wisnu)

BEKASI - Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Daerah (UPTD) tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sumur Batu, Kota Bekasi Ulfa Masropah membenarkan bahwa di TPA sampah Sumur Batu ditemukan limbah medis.

"Limbah medis ada, tapi di luar dari kendali TPA. Artinya limbah medis itu dihadirkan dari pemborong dari zona aktif," kata Ulfa ketika ditemui wartawan, Rabu (1/7/2020).

Ulfa mengaku, adanya sampah medis bekas penanganan virus corona atau Covid-19 di TPA Sumur Batu itu, tak semua diketahui oleh pihak UPTD TPA Sumur Batu.

"TPA juga tidak semuanya sampah diketahui. Artinya sampah yang masuk dari TPA itu ada dari wilayah-wilayah untuk diketahui disimpan dulu di TPS. Masuk residunya di TPA," ungkapnya.

 Baca juga: Begini Penampakan Limbah Medis Penanganan Virus Corona di TPA Sampah Bekasi

Ulfa pun berkilah, sampah medis yang ditemukan Okezone di TPA Sumur Batu merupakan masuk dalam zona aktif TPA Sumur Batu.

"Kalau misalkan media ada temuan bekas corona ada di zona tidak aktif. Artinya zona yang tidak dipelayanan kami, dan itu ada orang yang membrong langsung, bukan dari TPA-nya," jelas dia.

Baca juga: Duh! Sampah dan Limbah Medis Covid-19 Didaur Ulang

Sementara, berdasarkan temuan Okezone, lokasi pembuangan limbah medis itu masih aktif. Ada sejumlah truk sampah yang aktif membuang ke zona IV TPA Sumur Batu.

Di lokasi juga ditemukan banyak pemulung yang memilah sampah hasil buangan truk. Seperti hati ini, aktivitas pun masih terlihat. Sejumlah pemulung pun tampak tengah mencari sampah-sampah di zonah IV TPA Sumur Batu.

Sampah limbah medis itu pun terlihat masih dibungkus rapih dengan dibuntal oleh karung dan plastik hitam. Buntalan itu pun tersusun rapih di pinggiran gunungan sampah.

Atas temuan itu, pihaknya meminta agar para sopir truk yang membawa sampah terlebih dulu disortir. Hal itu untuk memastikan bahwa truk-truk yang membawa sampah tidak bercampur dengan limbah medis.

"Kemudian untuk itu saya mengklarifikasi dan mengharapkan kepada semua sopir yang datang dari wilayah-wilayah untuk menyortir barang-barang yang masuk ke dalam TPA," jelas dia.

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini