Pengundang Rhoma Irama di Acara Sunatan Siap Bertanggung Jawab

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Rabu 01 Juli 2020 15:27 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 338 2239510 pengundang-rhoma-irama-di-acara-sunatan-siap-bertanggung-jawab-fBs4MbrHjQ.jpg Hadi Pranoto, pihak yang mengundang Rhoma Irama di acara sunatan siap bertanggung jawab (Foto : Okezone.com/Putra RA)

BOGOR - Keluarga Surya Atmaja, penyelengara pesta khitan di Pamijahan, Kabupaten Bogor meminta maaf kepada semua pihak atas acara tersebut. Pihaknya akan mengikuti semua proses hukum yang berlaku.

"Saya ucapkan maaf sebesar-besarnya kepada pemeda, gugus tugas karena kami melaksanakan kegiatan khitanan di tengah pandemi Covid-19. Kita akan ikuti semuanya, koridor dan aturan hukum yang ada," kata anak pertama Surya Atmaja, Hadi Pranoto kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

Hadi menjelaskan, acara tersebut merupakan tasyakuran adiknya yang paling kecil. Kemudian, mengundang beberapa artis termasuk Rhoma Irama dan tamu lainnya sebagai sahabat dari Surya Atmaja.

"Ada beberapa pertanyaan dari temen-temen kenapa mengundang Rhoma, artis dan lain-lain itu bukan kami mengundang untuk konser tapi itu sahabat dan orang yang pernah besar bersama ayahanda kami. Jadi mereka diundang untuk tasyakuran oleh abah dalam acara khitanan dan diminta nyumbang satu dua lagu untuk hibur saudara kita di kampung dan alhamdulillah semuanya senang dan sehat," jelasnya.

Menurut Hadi, acara itu nekat digelar karena berpegang maklumat Kapolri yang mencabut larangan berkerumun selama pandemi covid-19. Kemudian, pesta sudah direncanakan jauh-jauh hari.

"Sebenernya kami mau melakukan jauh-jauh hari. Kami berharap covid-19 sudah berlalu, ternyata belum berlalu, namun setelah kami mendengar infomasi pencabutan pelarangan untuk berkumpul, bertemu dan bersilaturahmi dari kepolisian maka acara tetap kami laksanakan dengan sederhana," ungkapnya.

Baca Juga : Kelakar Jenderal Idham Azis: Saya Goblok Saja Jadi Kapolri

Sementara terkait ada wacana dari Pemkab Bogor beserta gugus tugas covid-19 yang akan melakukan test massal, pihaknya tidak keberatan. Bahkan, keluarga Surya Atmaja akan bertanggungjawab penuh jika nantinya ada warga atau tamu undangan yang hadir dalam pesta khitan dinyatakan positif covid-19.

"Kepada keluarga belum menyampaikan resmi untuk tes covid atau warga yang ikut acara itu. Kalau memang gugus tugas akan tes masal, kami sarankan jangan rapid test, saya harapkan swab masal. Jadi supaya masyarakat bisa teridentifikasi positif apa negatif. Kita keluarga aka bertanggung jawab kepada semua msyarakat yang terjangkit benar hadir di acara tersebut sampai sembuh total," tutupnya.

Seperti diketahui, raja dangdut Rhoma Irama menghadiri pesta khitan salah satu warga di Pamijahan, Kabupaten Bogor pada Minggu 28 Juni 2020. Dalam acara yang juga dihadiri beberapa artis itu, Rhoma sempat menyanyikan beberapa lagu.

Padahal, sebelumnya Pemkab Bogor dan kepolisian sudah melarang untuk diadakan pesta hiburan karena akan mengundang massa. Terlebih, wilayaj Kabupaten Bogor masih dalam tahap PSBB Transisi.

(aky)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini