Hapus Ganjil-Genap di Pasar saat PSBB Transisi, Ini Penjelasan Anies

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 01 Juli 2020 18:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 07 01 338 2239640 hapus-ganjil-genap-di-pasar-saat-psbb-transisi-ini-penjelasan-anies-YufBasvr4s.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghapus sistem ganjil-genap untuk pertokoan yang buka di pasar saat masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) fase I.

Anies mengatakan, Pemprov DKI akan menerjunkan petugas untuk mengendalikan pengunjung pasar agar tidak melebihi 50 persen dari total kapasitas pengunjung.

Menurut dia, sistem ganjil-genap di pasar dievaluasi setelah diketahui bahwa jumlah pengunjung tidak dipengaruhi dari toko yang dibuka dengan nomor ganjil-genap setiap harinya.

"Dari feedback lapangan, dalam praktiknya jumlah pengunjung tidak terpengaruh ganjil genap. Praktiknya tetap datang. Hari ganjil, penjual genap menitip penjual ke yang ganjil. Jadi lebih penting kita mengendalikan jumlah orang masuknya daripada kendalikan di dalamnya," tutur dia.

Menurut dia, evaluasi ganjil-genap di pasar merupakan pembelajaran bagi semua pihak dalam mengadapi pandemi Covid-19.

"Kita harus open minded mau melihat kondisi kenyataan di lapangan dan melakukan penyesuaian kebijakan untuk mencapai tujuan. Tujuannya bukan ganjil genap, tapi menghindari penularan," sambungnyan

"Jalan yang dicoba kemarin ganjil genap ternyata tidak efektif sekarang kita coba lewat jumlah sambil kita pantau dampaknya. Kita bisa mengirimkan pesan pada semua kami akan lakukan yang terbaik dan gunakan semua feedback untuk improvement terus menerus untuk lindungi warga Jakarta," kata Anies.

(kha)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini