Sampah Medis di TPA Bekasi Bekas Dipakai untuk ODP dan PDP Corona?

Wisnu Yusep, Okezone · Rabu 01 Juli 2020 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 01 338 2239703 sampah-medis-di-tpa-bekasi-bekas-dipakai-untuk-odp-dan-pdp-corona-I559d2YEra.jpg Walikota Bekasi, Pepen (foto: Okezone.com)

BEKASI - Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengkawatirkan, limbah sampah medis yang ada di tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sumur Batu merupakan limbah survilence.

"Nah yang kita khawatirkan adalah masker yang bekas dipakai tim survilence, tim yang mengecek ODP, PDP dan juga di sini (Stadion Patriot Chandrabaga) rapid, swab, maupun di lab," kata pria yang disapa Pepen kepada wartawan, Rabu (1/7/2020).

Pepen mengatakan, limbah sampah medis yang ditemukan di TPA Sumur Batu itu seharusnya dimusnahkan. Tidak lagi dikelola yang kemudian untuk didaur ulang.

"Puskesmas itu yang mesti harusnya ada penghancuran yang menggunakan incenerator, proses akhir," kata Pepen.

 Baca juga: Kepala UPTD Sumur Batu Benarkan Ada Limbah Medis Bekas Penanganan Covid-19 

Dan seharusnya juga, kata Pepen ada pihak ketiga yang mengelola limbah-limbah medis yang ditemukan di TPA Sumur Batu. Sekalipun, kata dia, sampah di TPA Sumur Batu sendiri merupakan di bawah wewenang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi.

 Baca juga: Begini Penampakan Limbah Medis Penanganan Virus Corona di TPA Sampah Bekasi 

Masalahnya, kata Pepen, pihaknya tidak memiliki penghancur limbah--limbah medis yang saat ini telah ditemukan di TPA Sumur Batu, sehingga melibatkan pihak ketiga untuk menangani itu.

"Kita enggak ada, tapi kita kerja sama dengan salah satu pengelola pembakaran itu di Karawang kalau nggak salah. Kita ada dulu di rumah sakit, tapi sudah nggak jalan," jelas dia.

"Jadi kalau kaya begini kan kita buang enggak apa-apa, tapi kan nanti sampahnya ke sana. Nah yang dikhawatirkan itu adalah yang bekas survialance," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini