10 Orang Reaktif Covid-19 Dalam Rapid Test Massal BIN di Pamulang

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 02 Juli 2020 23:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 02 338 2240381 10-orang-reaktif-covid-19-dalam-rapid-test-massal-bin-di-pamulang-s0btJOPxCa.jpg foto: istimewa

JAKARTA - Sebanyak 10 orang dinyatakan reaktif Covid-19 atau virus corona dalam kegiatan Rapid Test dan Swab Test massal di Jalan Surya Kencana, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.

Hasil itu didapatkan dari tes cepat yang diselenggarakan Badan Intelijen Negara (BIN), sejak dibuka pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB. Sebanyak 490 orang menjadi peserta rapid test ini. Dari jumlah tersebut, 10 orang dinyatakan reaktif.

Ketua Pelaksana Harian Sub Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 BIN, Brigjen TNI Irwan Mulyana mengungkapkan, mereka yang reaktif langsung ditangani untuk mengikuti swab test atau PCR test.

"10 orang reaktif kami langsung uji Swab test dengan dua unit mobile lab yang kita sediakan di lokasi untuk memastikan apakah positif atau negatif Covid-19," kata Irwan dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

 

Kegiatan ini sendiri sebagaimana arahan dari Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan. Pasalnya, hal ini sebagai komitmen dalam membantu pemerintah untuk mempercepat penanganan Covid-19.

Penunjukan lokasi di Kecamatan Pamulang merupakan koordinasi antara BIN, Gugus Tugas Percepatan Penangangan Covid-19, dan Pemkot Tangerang Selatan karena masuk dalam zona rawan penyebaran Covid-19.

Sementara itu, Plt Kepala Kesehatan Tangsel Deden Deni mengapresiasi kegiatan rapid test ini. Menurutnya, Pamulang memang menjadi kawasan zona merah penyebaran Covid-19.

"Alhamdulillah kita hari ini mendapat bantuan rapid test dan PCR test. Karena Pamulang ini masuk dalam zona merah. Terima kasih kepada BIN ini sangat membantu," ucap Deden kesempatan yang sama.

Deden mengatakan dengan adanya rapid test ini, Pemkot Tangsel dapat melakukan tracking dan tracing lebih cepat. Data yang didapat BIN dengan rapid test dan swab test dianggap bisa memudahkan Pemkot untuk melacak kontak terhadap pasien yang positif Covid-19.

"Alhamdulilah trend kita di Tangerang Selatan melandai terus dan mudah-mudahan tidak naik seperti pada bulan Maret dan April lalu. Mungkin dengan adanya ini dapat mempercepat data kita untuk melakukan swab test," ujarnya.

Dalam rapid test dan swab test ini, BIN mengerahkan 40 tenaga medis profesional dari Medical Of Intelligence. BIN juga menyediakan 2 unit mobile laboraturium untuk memfasilitasi warga yang menunjukan hasil reaktif usai mengikuti rapid test. Target dari rapid test ini adalah 1.000 orang.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini