Sudirman-Thamrin Ramai Meski Tak Ada CFD, Kadishub DKI Lapor Anies

Fahreza Rizky, Okezone · Minggu 05 Juli 2020 11:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 05 338 2241416 sudirman-thamrin-ramai-meski-tak-ada-cfd-kadishub-dki-lapor-anies-l3auCYPqp8.jpg Pesepeda di Jalan Medan Merdeka, yang juga bukan merupakan areal Car Free Day, 5 Juli 2020. (Foto: Fahreza Rizky/Okezone)

JAKARTA – Warga Ibu Kota memadati wilayah Jalan Sudirman-MH Thamrin pada Minggu (5/7/2020) untuk berolahraga. Padahal, Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) ditiadakan di kawasan tersebut.

Berdasarkan pantauan Okezone, warga Ibu Kota baik yang bersepeda maupun jalan kaki tampak mengarah ke Jalan Sudirman-MH Thamrin dari Jalan Medan Merdeka.

Sebagian dari mereka tampak mengabaikan protokol kesehatan yang berlaku, yakni tidak menjaga jarak aman (physical distancing) untuk mencegah virus corona.

Di sisi lain, 32 titik areal CFD bagi pesepeda yang sudah disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta justru sepi peminat. Semisal di Jalan Paseban Raya, Jakarta Pusat.

BACA JUGA: PSBB Transisi, Pesepeda Padati Ruas Jalan Medan Merdeka

Di areal itu warga sekitar tampak bermain bola dan badminton. Sedangkan pejalan kaki dan pesepeda sesekali tampak terlihat. Secara umum areal CFD di titik yang sudah disediakan pemerintah justru sepi peminat.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo akan mengevaluasi penyelenggaraan CFD di Ibu Kota. Pasalnya, kepadatan warga masih terjadi di tengah pandemi corona.

β€œYa memang ini tentu menjadi evaluasi kami, hari ini terpantau di Sudirman-Thamrin warga yang melaksanakan olahraga baik itu bersepeda maupun jalan kaki cukup tinggi,” ucap Syafrin kepada Okezone.

Menurut Syafrin, kawasan Sudirman-Thamrin menjadi tujuan favorit warga Ibu Kota untuk berolahraga, meski pihaknya sudah menyosialisasikan bahwa CFD di ruas jalan itu ditiadakan.

β€œArtinya Sudirman-Thamrin menjadi tujuan favorit warga untuk berolahraga walaupun kami sudah umumkan bahwa Sudirman-Thamrin tidak diberlakukan HBKB,” tukasnya.

Imbas ditiadakannya CFD di kawasan Sudirman-Thamrin, Pemprov DKI hanya menyediakan jalur sepeda sementara. Sedangkan volume kendaraan tetap ada di ruas jalan tersebut.

Namun rupanya wilayah itu masih jadi primadona bagi warga Jakarta untuk berolahraga sehingga kepadatan tak terelakkan. Atas hal ini, Pemprov DKI berjanji akan mengevaluasinya.

β€œTentu akan kami lakukan evaluasi dan hasil evaluasi akan dilaporkan ke gugus provinsi dalam hal ini pak Gubernur, untuk kebijakan ke depan seperti apa sehingga asspek keselamatan keamanan dan kenyanaman warga baik itu yang berlalu lintas maupun pesepeda dan jalan kaki bisa dioptimalkan,” jelas Syafrin.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI masih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi dalam beberapa waktu ke depan. Akibatnya, pelaksanaan CFD dibagi ke 32 titik demi mencegah kerumunan untuk mencegah penularan virus corona.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini