3.265 Pengendara di Jakarta Selatan Langgar PSBB & Tak Punya SIKM

Agregasi Sindonews.com, · Minggu 05 Juli 2020 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 05 338 2241487 3-265-pengendara-di-jakarta-selatan-langgar-psbb-tak-punya-sikm-IZ46HJhDuG.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Sebanyak 3.265 pengendara disanksi Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan lantaran melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan tidak memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) saat berkendara.

Kepala Sudinhub Jakarta Selatan Budi Setiawan mengatakan, dari 3.265 pengendara, 2.689 unit di antaranya ditindak karena melanggar aturan PSBB di tiga titik pemantauan yakni di Jalan Kombes Pol Jasin, Jalan Ciledug Raya, dan Perempatan Pasar Jumat.

"Pelanggaran masih didominasi tanpa masker sebanyak 2.580 kasus, tanpa sarung tangan 55 kasus, beda KTP tiga kasus, serta berlebihan kapasitas penumpang 51 kasus. Pelanggar kita tindak dengan kerja sosial," ujarnya seperti dilansir dari Sindonews.com, Minggu (5/7/2020).

Pelanggaran PSBB masih didominasi pengendara kendaraan roda dua sebanyak 1.808 unit, roda empat pribadi 730 unit, mobil pengangkut barang 31 unit, serta angkutan umum 21 unit.

Baca Juga : Ribuan Peserta UTBK di Universitas Brawijaya Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

Baca Juga : Update Kasus Corona Jakarta 5 Juli: Positif 12.295, Sembuh 7.663 dan Meninggal 658

Sementara, jumlah kendaraan yang ditindak akibat tidak memiliki SIKM sebanyak 576 unit. Penindakan terhadap ratusan kendaraan ini dilakukan di 14 ruas jalan seperti Jalan Brigif, Jalan Pemuda, Jalan Manggis, Jalan Andara, Jalan Pangkalan Jati I dan II, serta Jalan Merawan.

"576 kendaraan yang tak memiliki SIKM kita minta putar arah. Rinciannya kendaraan roda dua sebanyak 355 unit, roda empat 209 unit, dan angkutan umum 12 unit," ucap Budi. (aky) 

(fmh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini