Alami Luka Sayat di Leher, Sopir Taksi Online Meninggal Dunia

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 06 Juli 2020 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 338 2241892 alami-luka-sayat-di-leher-sopir-taksi-online-meninggal-dunia-hiF4MROIYo.jpg Ilustrasi

BEKASI — Korban pembegalan yang dialami sopir taksi online di Jalan Kapuk Raya RT 04/018 Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu pada Minggu 5 Juli 2020 dinihari diketahui bernama Kamaludin (45).

Atas hal itu, Kamaludin mengalami luka sayat dileher. Dia pun diketahui telah menghebuskan nafas terakhir setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bekasi ketika sampai di rumah sakit.

Meninggal di rumah sakit minggu jam setengah 8 WIB pagi, saya bawa ke rumah sakit jam 3 pagi," kata Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo ketika dikonfimasi Okezone, Senin (6/7/2020).

Sutoyo mengaku sempat mengantar korban ke rumah sakit. Dirinya pun sempat menanyai perihal musibah yang dialaminya itu. "Saya bawa masih ngobrol sama saya," kata Sutoyo.

Namun, setelah menjalani perawatan nyawa korban tak tertolong. "Iya meninggal," katanya.

Sementara untuk penanganan kasus tersebut, kata Sutoyo, tengah ditangani oleh Polres Metro Bekasi Kota. "Sudah ditangani Polres, di sana yang menangani," ungkapnya

Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari memastikan, Kamaludin merupakan korban pembegalan. Kejadian diketahui usai korban ditemukan bersimbah darah di Jalan Kapuk Raya, Pengasinan.

"Sekira pukul 02.00 WIB, saksi bernama Kamang penjaga begkel dekat lokasi mendengar korban mengetuk pintu gerbang minta tolong," kata Erna.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Gelar Rapid Test Gratis, Warga Bisa Daftar Secara Online

Baca Juga : Pria Bercelana Loreng Ini Kritis, Lehernya Ada Luka Sayat

Kemang, kata Erna langsung menghampiri korban dan melihat korban sudah tak berdaya karena luka bacok dileher korban sangat serius. "Karena takut dia lalu melapor ke Polsek Bekasi Timur, anggota langsung menuju TKP dan mengevakuasi korban," ujarnya.

Korban merupakan pengemudi taksi online warga Perumahan Graha Melati, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban terakhir kali berkomunikasi saat hendak mengantar penumpang ke daerah Bekasi Timur. "Berangkat dari rumah sejak Sabtu pukul 20.00 WIB, dia biasa mangkal di daerah Tambun, komunikasi terakhir dengan keluarga dia ada order ke Bekasi Timur," terangnya.

Sejak saat itu, korban Kamaludin menghilang tanpa kabar. Keluarga baru mengetahui keberadaanya saat sudah dibawa ke RSUD Kota Bekasi.

"Dugaan sementara pencurian dengan kekerasan, barang yang hilang berupa mobil Daihatsu Siegra dan satu unit ponsel milik korban," terang Erna.

Pihak kepolisian sampai saat ini, masih melakukan penyelidikan dugaan kasus pencurian dengan kekerasan tersebut. "Kita masih lidik, cek TKP, mengumpulkan bukti-bukti, rekaman CCTV dan mencari saksi-saksi," kata Erna.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini