Ini Strategi Kelompok John Kei Cs saat Serang Nus Kei

Muhamad Rizky, Okezone · Senin 06 Juli 2020 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 06 338 2241926 ini-strategi-kelompok-john-kei-cs-saat-serang-nus-kei-M242GP4GB3.jpg Rekonstruksi kasus John Kei di Kelapa Gading (foto: Okezone,.com/Rizki)

JAKARTA - Strategi kelompok John Kei cs dalam melakukan penyerangan terhadap kelompok Nus Kei, terungkap dalam rekonstruksi perkara di Arcici Sport Center, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Senin (6/7/2020).

Dilokasi ini kelompok John Kei berkumpul dan melakukan pembagian tugas menyiapkan senjata sebelum melakukan penyerangan.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, reka adegan diawali dengan berkumpulnya sejumlah tersangka. Disana tersangka Daniel selaku pemberi arahan kepada tersangka lainnya untuk membunuh Nus Kei sebagaimana perintah John Kei.

"Kalau ada anjing-anjing itu harus mati. Kalian berangkat ke Green Lake pastikan bahwa Nus diambil untuk dibunuh," tutur penyidik saat melakukan adegan rekonstruksi.

 Baca juga: Minta Perlindungan Hukum, John Kei Surati Presiden Jokowi 

Dalam pertemuan itu, Daniel juga membagi tugas masing-masing tersangka untuk melakukan eksekusi dilapangan. Termasuk membagikan 4 kendaraan oprasional menuju lokasi kediaman Nus Kei lengkap dengan persenjataan.

Dari keempat kendaraan itu ada satu kendaraan khusus yang ditugaskan untuk melakukan eksekusi terhadap Nus Kei yakni mobil Fortuner. Daniel juga memilih orang-orang khusus untuk melancarkan aksi tersebut.

"Pegang buat jaga-jaga, jika ada anggota yang turun pastikan kembali. Jika ada yang menghadang, hantam," ungkap penyidik menirukan perkataan Daniel saat memerintahkan tersangka lainnya.

 Baca juga: Perintah John Kei kepada Anak Buahnya Sebelum Serang Rumah Nus Kei 

Setelah lengkap mendapat arahan tersebut, semua tersangka keluar dari Arcici Sport Center menuju lokasi perkara dan melakukan eksekusi.

Saat ini rekonstruksi masih berlanjut di kediaman John Kei di Komplek Tytyan, Kota Bekasi dan dilanjut ke Mapolda Metro Jaya.

Diketahui sebelumnya, Polda Metro telah menggelar pra-rekonstruksi kasus John Kei pada Rabu, 24 Juni 2020 lalu.

 

Saat ini polisi telah menetapkan 39 anak buah termasuk John Kei sebagai tersangka. Polda Metro masih memburu komplotan ini yang masih buron.

Mereka terancam Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, Pasal 88 KUHP tentang terkait permufakatan jahat, Pasal 351 KUHP mengenai penganiayaan, dan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

John Kei dan gerombolannya juga dijerat dengan UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 atas kepemilikan sejumlah senjata tajam. Ancaman hukuman maksimal terhadap mereka yakni pidana mati.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini