Share

Penyelenggara Dangdutan Rhoma Irama Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 07 Juli 2020 12:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 338 2242417 penyelenggara-dangdutan-rhoma-irama-jalani-rapid-test-ini-hasilnya-nDALZn558F.jpg Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina. Foto: Putra Ramadhani Astyawan

BOGOR – Rapid test untuk mendeteksi virus corona (Covid-19) dilakukan kepada warga yang berkerumun pada acara khitanan yang diwarnai aksi dangdutan Rhoma Irama di Bogor, Jawa Barat.

Salah satu yang mengikuti rapid test Covid-19 itu adalah penyelenggara acara sendiri, yaitu Surya Atmaja. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Kartalina mengatakan, Surya non reaktif corona.

"Tadi pagi Abah Surya Atmaja sudah di-rapid hasilnya non reaktif," ujarnya kepada wartawan di lokasi rapid test di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Selasa (7/7/2020).

Tak hanya Surya Atmaja, istrinya Siti Hadijah pun sudah menjalani rapid tes yang hasilnya juga non reaktif. Hingga kini sudah ada 237 warga yang ikut rapid test dan belum ditemukan hasil reaktif.

Baca Juga: 237 Warga Bogor Penonton Konser Rhoma Irama Jalani Rapid Tes Massal 

"Proses belum selesai (rapid test massal), masih berlajan, sekarang baru 237 orang. Biarkan warga datang," jelas Mike.

Rapid test Covid-19 merupaka salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk melakukan deteksi. Jika nanti ditemukan hasil yang reaktif, maka akan langsung menjalani test swab. "Ini deteksi awal kita. Nanti kalau ada (hasil reaktif) kita swab," tuturnya.

Untuk diketahui Pemkab Bogor bersama Gugus Tugas Covid-19 menggelar rapid test massal kepada warga di Kampung Cisalak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga: Kasus Dangdutan Rhoma Irama di Acara Khitanan, Ridwan Kamil: Jangan Ditiru 

Rapid test massal ini merupakan buntut adanya kerumunan massa pada acara khitan yang juga dihadiri oleh raja dangdut Rhoma Irama dan artis lainnya pada Minggu 28 Juni 2020.

Baca Juga: KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini