Ini 3 Pelaku Dalang Kelompok John Kei di Balik Penyerangan Nus Kei

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 07 Juli 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 07 338 2242472 ini-3-pelaku-dalang-kelompok-john-kei-dibalik-penyerangan-nus-kei-mw0hAtDPMm.jpg John Kei bersama anak buahnya ditangkap Polda Metro Jaya (foto: Okezone.com/Dede)

JAKARTA - Kepolisian Daerah Metro Jaya usai menggelar rekonstruksi kedua kasus penyerangan kelompok John Kei, terhadap kelompok Nus Kei. Namun, hasil rekonstruksi tersebut, terkuak ada tiga dalang dalam aksi penyerangan tersebut. Ketiga dalangnya yaitu John Kei, Danil (DF), dan Franklin (FR).

"Fakta menarik di rumah JK (John Kei) ini ternyata ada beberapa adegan yang betul-betul dipimpin langsung oleh tiga pelaku intelektual ini," ujar Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvijn Simanjuntak, kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).

"Tiga pelaku yang sangat berperan aktif dalam hal merencanakan dan eksekusinya ialah pertama JK, kedua DF, dan ketiga FR," sambungny.

 Baca juga: John Kei Beri Uang Rp 10 Juta dan Perintahkan Anak Buahnya Culik Nus Kei

Calvijn menjelaskan, John Kei berperan memimpin pembahasan perencanaan dan meminta kelompoknya untuk membawa Nus Kei ke hadapannya dalam keadaan hidup atau mati. Dia ingin Nus Kei bertanggung jawab atas sebuah video di media sosial yang dia anggap menyinggung dirinya.

John Kei juga berperan memberikan uang sebesar Rp10 juta kepada tersangka Danil. Uang itu digunakan untuk biaya operasional kelompoknya.

Selain itu, dalam adegan rekonstruksi di kediaman John Kei di Titian Indah, Kota Bekasi, DF dan FR berperan memastikan rencana-rencana yang akan dilakukan oleh kelompoknya. FR berperan menghubungi puluhan kelompoknya dan meminta untuk berkumpul di Titian.

"Namun demikian pada akhir pembicaraan tersebut ternyata tersangka DF malam harinya tanggal 20 menyampaikan pada semua yang hadir agar esok hari jam 08.00 WIB berkumpul di TKP ketiga di Arcici. Di Arcici ini akan dilaksanakan tugas akhir, peran, distribusi mobil dan senjata tajam, dan lainnya," tegasnya.

Dalam proses pembagian mobil dan pembagian senjata tajam, seperti golok dan besi yang diperuncing, tersangka Danil juga memberikan senjata api yang diambil langsung dari pinggangnya ke tersangka lainnya. Proses itu pun kemudian berlangsung hingga eksekusi korban.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini