Dinkes Sebut Limbah Medis di TPA Sumur Batu Sampah Rumah Tangga

Wisnu Yusep, Okezone · Rabu 08 Juli 2020 21:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 338 2243389 dinkes-bekasi-sebut-limbah-medis-di-tpa-sumur-batu-sampah-rumah-tangga-e08sUsn9hC.jpg Limbah medis ditemukan di TPA Sumur Batu (Foto : Okezone.com/Wisnu)

BEKASI — Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawsti membantah limbah medis yang ditemukan si tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sumur Batu dari rumah sakit, pusksesmas dan klinik.

Hal itu berdasarkan hasil penelusuran Dinas Lingkungan Kota Bekasi beberapa waktu lalu. Hasilnya, limbah medis yang dibuang di TPA Sumur Batu merupakan limbah domestik atau rumah tangga.

"Dari hasil telusur yang dilakukan oleh LH intinya adalah yang dibuang diduga limbah medis itu adalah limbah domestik (rumah tangga)," ujarnya kepada wartawan, Rabu (8/7/2020).

Tanti mengatakan, dari hasil penelusuran DLH Kota Bekasi juga ditemukan bahwa kantong pembuang limbah medis itu tidak sesuai dengan kantong penanganan sampah medis.

"Kenapa kita dan LH katakan ini masuk ketegori kelompok limbah domestik? Karena pembuangannya di situ dengan menggunakan karung biasa berbagi macam makanan yang tercampur," ujar dia.

Dengan adanya temuan di TPA Sumur Batu, ke depan pihaknya akan mengawasi pihak ketiga, yang biasa menangani limbah-limbah medis di Kota Bekasi. Terlebih, dikhawatirkan limbah medis yang sengaja dibuang di TPA Sumur Batu merupakan limbah medis bekas penanganan virus corona.

Makannya kita kan mengimbau kepada semua agar membuang masker tidak boleh sembarangan, khususnya yang dideteksi konfirmasi. Itu tidak boleh sembarangan sebaiknya memang dimusnahkan untuk antisipasi," beber dia.

Untuk itu, Tanti mengaku akan melakukan pembinaan terhadap rumah sakit, puskesmas dan klinik agar memiliki pemusnah limbah medis. Begitu juga, kepada pihak ketiga yang melakukan penanganan limbah medis.

Baca Juga : Atasi Terorisme Jadi Tugas Pokok TNI Selain Perang

Baca Juga : Soal Reshuffle Menteri, Cak Imin: PKB Aman

Beberapa waktu lalu Okezone mendapati limbah medis yang sudah di sortir oleh pemulung di TPA Sumur Batu. Didapati, limbah medis itu antara lain masker, bekas tempat jarum suntik, kardus masker dan sejumlah temuan lainnya.

Pengamatan di lokasi, limbah sampah bekas penanganan medis itu sudah dikemas rapih dengan karung dan plastik besar. Untuk memastikan bahwa itu bekas limpah medis, Okezone berusaha membuka buntelan karung tersebut.

Ada sejumlah kardus bekas masker, tisu, obat-obatan dan tempat bekas jarum suntik. Semua limbah itu, selesai dipilah oleh para pemulung. Semua bungkusan itu terkemas rapih dan siap untuk ditimbang oleh para pemulung.

Berdasarkan pengakuan salah satu pemulung Giok (38), dirinya baru malam tadi telah mendapatkan limbah bekas penanganan medis. Semua limbah bekas medis itu dipilah oleh dirinya dengan sejumlah pemulung lainnya.

"Baru aja malam tadi bongkar, sekarang udah tinggal sisa. Iya satu truk dari sini Bekasi kayanya," kata Giok ketika ditemui wartawan di TPA sampah Sumur Batu, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Giok pun sempat menunjukan sejumlah limbah medis yang sudah didapatnya. Nantinya, limbah bekas alat medis tersebut akan ditimbang untuk dijual.

Ketika disinggung apakah itu merupakan limbah medis bekas penanganan virus corona, Giok pun mengamini. Menurut dia, banyak ditemukan juga limbah-limbah seperti masker, alat pelindung diri dan sarung tangan medis. "Sudah ketumpuk semua sama sampah-sampah rumah tangga, malam mah banyak. Pokonya saya sampe ngemasin banyak," bebernya.

Giok selama ini tak menyadari bahwa limbah-limbah bekasi medis itu merupakan sampah bekas penanganan virus corona. "Tau sih, tapi kena air (menunjuk ke kubangan air sampah) itu ilang," kata Giok sambil tertawa kecil.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini