Satu SPG Positif Corona, Swalayan di Kota Bogor Ditutup

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Senin 13 Juli 2020 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 338 2245590 satu-spg-positif-corona-swalayan-di-kota-bogor-ditutup-kG4qrUBP2v.jpg Ilustrasi

BOGOR - Sebanyak 200 karyawan swalayan Yogya Bogor Junction di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor menjalani tes swab covid-19. Hal itu menyusul adanya, seorang sales promotion girl (SPG) yang positif covid-19.

"Hari ini kita ada swab tes dari Dinas Kesehatan sekitar 200 karyawan," kata Manager Area Yogya Bogor-Jakarta Endang Yudi, Senin (13/7/2020).

Yudi mengaku, sejauh ini pihaknya selalu berkoordinasi dan mengikuti aturan oleh tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor. Termasuk menutup sementara operasi6onal toko selama tiga hari sampai seluruh hasil tes swab karyawan keluar.

"Kita juga hentikan dulu sementara operasional toko ini sampai nunggu hasil swab tes. Apapun yang kita lakukan pasti tetap koordinasi dengan gugus tugas dan Pemkot Bogor. Karena tadi malam pun kami dipandu terus oleh Disperindag dan Dinas Kesehatan. Kita ikuti protokol yang berlaku," ungkapnya.

Di sisi lain, Yudi menjelaskan bahwa temuan kasus positif covid-19 di tempatnya itu merupakan SPG salah satu merk fashion anak. Dia menduga, bahwa SPG tersebut terpapar dari luar toko.

"Fashion ini juga baru buka setelah PSBB normal. Nah sementara kalau di supermarket Alhamdulillah sampai saat ini aman. Informasi yang bersangkutan setiap hari pulang kerjanya mengunakan angkutan umum jadi saya tidak tahu apakah terpaparnya di situ apakah di sekitarnya saya tidak tau," jelas Yudi.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa pihaknya akan serius menangani temuan ini. Ia pun meminta kepada seluruh pengelola usaha untuk menaati protokol kesehatan dan melakuka rapid atau swab tes terhadap karyawannya.

"Kita tidak mau main-main walaupun cuma satu tapi kita harus pastikan yang lainnya. Semua protokol kesehatan harus jalan dan positif di Bogor Juntcion ini kan karena diadakan rapid terhadap 150 karyawan dan satu reaktif yang reaktif ini kemudian positif. Jadi mekanismenya akan seperi itu ya menggencarkan rapid ditindaklanjuti tes swab," ucap Bima.

Seperti diketahui, seorang SPG di swalayan Yogya Bogor Junction, Kota Bogor dinyatakan positif covid-19. Temuan tersebut berawal dari adanya rapid tes terhadap 154 karyawan pada Jumat 9 Juli 2020.

Dari rapid tes, ditemukan satu orang SPG yang menunjukan hasl reaktif dan ditindaklanjuti dengan tes swab di RSUD Kota Bogor. Akhirnya, hasil swab tesnya pun keluar dan dinyatakan positif covid-19.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini