Bahas Izin Ojol Angkut Penumpang, Pemkot Tangerang: Supaya Lapangan Kerja Terbuka

Isty Maulidya, Okezone · Senin 13 Juli 2020 14:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 338 2245591 bahas-izin-ojol-angkut-penumpang-pemkot-tangerang-supaya-lapangan-kerja-terbuka-bu7fg1KNcR.jpg Ilustrasi. Foto: Okezone

TANGERANG - Ojek online (ojol) belum boleh mengangkut penumpang di wilayah Tangerang, sebab masih menunggu izin dari Pemerintah Provinsi Banten.

Sejumlah pihak juga menunggu ojek online bisa mengangkut penumpang kembali karena sudah ada pelonggaran di beberapa sektor seperti mal dan tempat makan.

Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah menjelaskan izin operasional menjadi pembahasan dalam rapat evaluasi PSBB bersama Provinsi Banten beberapa waktu lalu.

"Saya sampaikan kepada Gubernur ada ojek online yang sudah pengen angkut penumpang. Saya perintahkan Dinas Perhubungan untuk mengkaji kesiapan ojol mengangkut penumpang sekarang," ujar Arief pada Senin (13/07/2020).

Arief berharap ada solusi dari Pemprov Banten terkait operasional ojek online, terlebih lagi hal ini berdampak besar pada perekonomian masyarakat.

Baca Juga: Mulai Hari Ini Ojol Boleh Angkut Penumpang, Pemkot Bekasi: Ekonomi Harus Terus Berjalan 

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melanjutkan, jika ojek online kembali boleh angkut penumpang maka diharapkan itu bisa mendorong perekonomian warga. Apalagi sebagian warga Tangerang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) sebagai imbas dari pandemi virus corona (Covid-19).

"Kita berharap ada solusi, apalagi ini juga banyak yang terdampak secara ekonomi. Kita ingin mendorong ekonomi, supaya lapangan kerja bisa terbuka, karena sekarang banyak yang tidak punya pekerjaan," ucapnya.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Tangerang melaksanakan simulasi pelaksanaan ojek online pada Senin (13/07/2020). Simulasi juga dilakukan bersama pihak terkait seperti penyedia jasa ojek online dan Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang.

Nantinya, hasil simulasi akan dikaji dan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Banten. Simulasi ini sekaligus menerangkan bahwa operasional ojek online dalam mengangkut penumpang sudah mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.

"Selesai simulasi akan dikaji dan seluruhnya akan diberikan ke Pemprov Banten. Sebagai pemberitahuan bahwa operasional ojol sudah sesuai dengan protokol Covid-19. Kami juga meminta izin untuk bisa membuka operasional ojol dalam rangka mengangkut penumpang," jelas Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar.

Baca Juga: PSBB Tangerang Diperpanjang hingga 26 Juli 2020 

Namun Zaki mengingatkan agar masyarakat tidak lengah meskipun sudah ada pelonggaran di berbagai sektor. Termasuk nanti apabila Pemprov Banten mengizinkan ojek online kembali mengangkut penumpang.

"Jangan anggap remeh karena pandemi masih ada di sekitar kita. Masyarakat wajib pakai masker bila keluar rumah, wajib jaga jarak dan sering cuci tangan. Ini jadi pokok atau tahapan sikap kita bermasyarakat ke depan," ucap Zaki.

Untuk diketahui dalam keadaan situasi normal, ojol sebenarnya boleh mengangkut di Tangerang. Namun sejak masa pandemi Covid-19, angkutan daring itu tidak diperkenankan menangkut penumpang guna mencegah penularan penyakit.

(abp)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini