Residivis Kasus Curanmor di Bekasi Dihadiahi Timah Panas saat Ditangkap

Wisnu Yusep, Okezone · Kamis 16 Juli 2020 02:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 15 338 2247075 residivis-kasus-curanmor-di-bekasi-dihadiahi-timah-panas-saat-ditangkap-5XAH10Uj3i.jpg Pelaku curanmor ditangkap. (Ist)

BEKASI — Polsek Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menangkap seorang residivis Nurman alias Enung setelah beraksi di Kampung Cijengkol RT 003/001, Desa Cijengkol, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Pelaku diberi hadiah timah panas oleh petugas.

Kapolsek Setu, Kabupaten Bekasi AKP Dedi Herdiana mengatakan, aksi pencurian yang dilakukan Enung itu terjadi pada Kamis 9 Juli 2020 sekitar pukul 05.30 WIB. Ketika itu, kendaraan milik korban atas nama Siti Nurur Tina diparkirkan di halaman Ruko Kampung Cijengkol.

"Korban meninggalkan kendaraannya, kemudian tidur. Sekitar pukul 05.30 WIB korban bangun, korban pun melihat kendaraannya sudah tidak ada," ujar dia kepada wartawan, Rabu (15/7/2020).

Sadar motornya dicuri, korban lantas memeriksa aplikasi GPS yang terkoneksi dengan sepeda motornya. Selanjutnya korban melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke pihak berwajib dan melakukan pencarian sepeda motor melalui GPS.

"Diketahui sepeda motor ada di sebuat tempat. Selanjutnya pihak kami melakukan pengintaian dan didapati Enung," ucapnya.

Pihaknya, kata dia, langsung menangkap Enung dengan barang bukti sepeda motor, kunci leter T. Ketika diinterogasi, Enung mengaku tidak bekerja sendiri.

"Jadi ada pelaku lain yakni Rudi Atmadipa berhasil melarikan diri," ujar dia.

Dalam melancarkan aksinya, lanjut Dedi, kedua pelaku ini selalu berboncengan mencari target seperti di Ruko Cijengkol. Enung selaku eksekutor menghampiri sepeda motor milik korban.

"Jadi motor curian langsung disimpan di Perumahan Citra Indah Cluster Kartika Indah Blok AT 11 No 12 RT 003/11 Desa Singajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor," ucapnya.

Barang bukti lainnya yang berhasil disita dari pelaku yakni motor Honda Beat dengan nomor polisi B 4056 KOE warna merah hitam berikut dengan STNK dan kunci kendaraan. Satu buah gagang kunci leter T, anak kunci leter T, satu handphone Oppo A5 S warna biru, satu celana levis biru, dan satu topi warna hitam.

Baca Juga : Takut-takuti Warga dengan Pistol, 2 Bandit Nyaris Tewas Dihakimi Massa

Sebagaimana diketahui, Enung merupakan residivis yang kerap mondar mandir masuk bui. Sebelumnya, kata Kapolsek, Enung terbilang residivis yang terkenal licin ketika hendak ditangkap. Karena itu, petugas menghadiahi timah panas di bagian kaki.

Baca Juga : Polisi Tembak Maling Motor Bersenpi yang Mencoba Kabur

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini