Cerita Mengejutkan di Balik Rusaknya Makam di Bekasi

Wisnu Yusep, Okezone · Minggu 19 Juli 2020 20:12 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 19 338 2248851 cerita-mengejutkan-di-balik-rusaknya-makam-di-bekasi-upe78tLDGr.jpg foto: Okezone

BEKASI — Baru-baru ini warga di Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dihebohkan dengan makam yang sudah dalam kondisi terbongkar.

Makam yang terbongkar itu terdiri dari dua makam di lokasi yang sama yakni di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karang Bahagia. Peristiwa makam yang terbongkar itu satu jenazah hilang atas nama jenazah Aji Prabowo yang baru dimakamkan sekitar tiga bulan lalu.

(Baca juga: Heboh Kasus Pencurian Jenazah di Bekasi, Dua Kuburan Ditemukan Terbongkar)

Jauh sebelum makam Aji dirusak dan jenazahnya dicuri, makam seorang nenek di TPU yang sama terlebih dulu ditemukan rusak. Bahkan, jenazah nyaris terlihat secara menyeluruh.

Posisi di pemakaman di makam keluarga. Alhamdulillah masih ada. Cuma udah terbongkar semua. Yang dirusak papan penahan jenazahnya saja. Sudah tergali semua," ungkap Firman salah satu keluarga jenazah yang dirusak ketika berbincang dengan Okezone, Minggu (19/7/2020).

Meski seluruh makam dirusak, kata Firman, jenazah neneknya itu masih berada di makam. Kata Firman, tak seperti yang dialami oleh jenazah atas nama Aji Prabowo, yang jenazahnya hilang sampai saat ini. "Jenazah mah belum sampai keliatan. Baru bagian kain kafan kaki saja," ungkap dia.

Peristiwa makam neneknya yang dirusak oleh orang tak bertanggungjawab itu, ungkap Firman, terjadi pada tanggal 9 Juli 2020. Sedangkan makam yang kedua terjadi pada tanggal 17 Juli 2020.

"Makam nenek saya tanggal 9 Juli. Setelah nenek saya baru Aji Prabowo. Untuk itu semua kita serahkan kepada pihak yang berwajib," ungkap dia.

Adapun kronologis peristiwa makam di rusak itu, kata Firman ketika dirinya diberi tahu bahwa ada salah satu makam ditemukan dalam kondisi rusak. Setelah dicek, dirinya tak menyangka makam tersebut merupakan milik neneknya. "Lalu tetangga sekitar makam yang melihat memberitahu kepada abang saya," ujar dia.

Padahal kata dia, lokasi rumah dengan makam neneknya tak begitu jauh. Sekitar 50 meter antara rumah Firman dengan makam di TPU Desa Karang Bahagia. "Dekat dari rumah, ada di belakang. Karena makam nenek kan makam keluarga," ujar dia.

Sementara ketika disinggung apakah aksi pencobaan pencurian terhadap neneknya itu terkait dengan hal-hal pesugihan, Firman menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui secara pasti.

"Enggak ada. Sampai saat ini kita juga belum tahu. Oleh karena itu kita serahkan semua ke kepolisian untuk mengusut kasus ini," tutup Firman.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini