Anies Minta Pemprov DKI Gunakan Toa untuk Kampanye Pencegahan Covid-19

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Senin 20 Juli 2020 14:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 338 2249187 anies-minta-pemprov-dki-gunakan-toa-untuk-kampanye-pencegahan-covid-19-Y8wSSKQHCP.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meminta Pemprov DKI Jakarta menggunakan toa atau pengeras suara, untuk mengkampanyekan pencegahan Covid-19 di Ibu Kota.

"(Di) pasar-pasar, petugas itu bukan memeriksa, tapi pakai toa (pengeras suara) masuk ke dalam pasar," ujar Anies dalam rapat evaluasi masa transisi PSBB yang diunggah di YouTube Pemprov DKI seperti dikutip Okezone, Senin (20/7/2020).

 Baca juga: Pemprov DKI Akan Bantu Uang Pangkal Siswa yang Bersekolah di Swasta 

Anies ingin toa tersebut memutarkan rekaman suara tentang bagaiamana pencegahan Covid-19 tersebut. Nantinya, rekaman tersebut akan menyampaikan tentang sosialisasi pencegahan Covid-19 kepada warga.

Selain itu, mantan Mendikbud itu juga meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan seluruh masjid dan musala di Jakarta untuk mengumumkan pencegahan Covid-19.

 Baca juga: Pengguna KRL Meningkat, KCI Sebut Aktivitas di Sejumlah Stasiun Terpantau Lancar

"Semua masjid gunakan toa untuk mengumumkan mengenai kedisiplinan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak," ujar dia.

Anies ingin seluruh masjid dan musala serentak mengumumkan pencegahan Covid-19 pada waktu-waktu tertentu. Ia pun meminta anak buahnya menyiapkan materi untuk dibagikan kepada rumah ibadah itu.

Menurut dia, kampanye pencegahan Covid-19 akan efektif lantaran terdapat 9 ribu masjid dan musala di Ibu Kota.

"Jadi ada jamnya dan disiapkan isi pengumumannya. Jadi masjid-masjid mengumumkan semua sama-sama," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini