Tenggak Miras Oplosan saat Reuni, 2 Warga Depok Tewas

R Ratna Purnama, Koran SI · Senin 20 Juli 2020 23:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 338 2249401 tenggak-miras-oplosan-saat-reuni-2-warga-depok-tewas-sm2ZDtozB6.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

DEPOK - Dua warga Depok meninggal dunia karena menenggak minuman keras (miras) oplosan, yakni berinisial MF dan FA. Keduanya menenggak miras bersamaan di rumah M, Sabtu 18 Juli 2020 sekira pukul 21.00 WIB.

Kejadian bermula ketika MF dan bersama teman-temannya berkumpul di rumahnya. Korban MF pun menyiapkan minuman racikan. Terdiri dari etanol, soda dan serbuk minuman berperisa yang dicampur menjadi satu.

Korban dan teman-temannya pun menenggak minuman racikan tersebut. Selesai minum, korban dan teman-temannya pun tertidur. Barulah pada Minggu 19 Juli 2020 sekira pukul 03.00 WIB, korban FA mengeluh sakit dan dilarikan ke RS HGA, dan korban meninggal dunia pada pukul 10.00 WIB.

Keesokan harinya, korban lain yaitu MF pun mengeluh sakit dan dilarikan ke RS yang sama pada Senin 20 Juli 2020 pada pukul 11.00 WIB. MF menghembuskan nafas pada pukul 13.00 WIB.

 Mayat

Kapolsek Sukmajaya AKP Ibrahim Sjajab membenarkan peristiwa tersebut. Dari keterangan saksi, saat itu ada tiga orang yang menenggak minuman racikan tersebut.

“Mereka minum hari Sabtu. Minggunya masih nggak apa-apa. Sekarang dua meninggal dan satu kritis,” kata Ibrahim, Senin (20/7/2020).

Saat itu para korban dan saksi sedang berkumpul reunian karena mereka adalah teman semasa SMA. Sedangkan kini para korban sudah kuliah. Alkohol itu dibeli korban secara online.

“Mesen di online, korban yang oplos sendiri,” tukasnya.

 

Korban memesan alkohol dengan kadar 96 persen. Kemudian alkohol itu dicampur dengan bahan lain untuk diminum bersama.

“Pas kejadian ada 5 orang tapi yang minum 3, itu dari keterangan saksi. Kalau keterangan saksi saya lihat barbuk alkohol 96 persen, yang nyampur korban,” tambahnya.

Saat ini penyidik masih menunggu hasil visum korban. Para saksi pun sudah diperiksa. “Saksi masih kami periksa. Tunggu keterangan dari dokter visum sama untuk keterangan lanjut dari dokter,” tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini